javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Kamis, 11 Agustus 2011

TMJ Janji Lunasi Tunggakan

UNGARAN–Direktur Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ) Agus Suharjanto berjanji menyelesaikan pembayaran kepada subkontraktor pengerjaan proyek tol Semarang- Ungaran seksi I tahap ketiga pada H-8 Lebaran.

Keputusan itu diperoleh seusai pertemuan dengan kontraktor utama PT Istaka Karya, konsultan dan 46 subkontraktor di kantor PT TMJ, dekat gerbang keluar tol Ungaran, kemarin. “Hak-hak mereka sebelum Lebaran, sudah bisa diterimakan. Mereka sudah terbayar pada H-8,”ungkap Agus seusai rapat, kemarin.

Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya akan mempercepat proses administrasi agar hak tersebut bisa secepatnya diterimakan. Percepatan ini dilakukan kaitannya dengan verifikasi nilai kontrak antara PT Istaka Karya dengan para subkontraktor yang jumlahnya sangat banyak. Baik itu yang ditangani oleh perorangan maupun lewat PT dan CV. “Akan kita lembur. Sehingga saya berkeyakinan proses ini akan lebih cepat, ”tandasnya.

Menurutnya, dari pertemuan tersebut, total pembayaran yang akan diserahkan paling lambat pada H- 8 tersebut berkisar Rp 9 miliar. Manajer Operasional PT Istaka Karya Herman Soeprijadi mengutarakan, untuk mempercepat proses pembayaran kepada subkontraktor, TMJ telah mengambil upaya terobosan.

“Karena kalau menunggu selesainya administrasi di PT Istaka Karya terlalu lama. Sementara, kebutuhan teman-teman sudah mendesak,”katanya. Herman mengungkapkan, pembayaran akan dilakukan dengan menggunakan dana talangan. PT TMJ akan membayarkan kepada subkontraktor sekitar Rp9 miliar, sedangkan tanggungan dari PT Istaka Karya diperkirakan mencapai Rp 40 miliar.“

Semisalkan (TMJ) punya teman, lha  uang teman itu dulu yang akan digunakan untuk membayar. Istilahnya hanya transformasi fisik uang saja,”jelasnya. Pertemuan ini berjalan cukup alot. Sebelum PT TMJ menjanjikan pembayaran kepada subkontraktor paling lambat pada H-8, rapat sempat deadlock karena belum ada solusi.Perwakilan dari subkontraktor pun sempat menggebrak-gebrak meja dan akhirnya memilih menunggu keluar sembari meminta dicarikan solusi.

Akhirnya PT TMJ bisa menjamin kepastian pembayaran sebelum tol dilalui pemudik pada H-7. Koordinator Subkontraktor Achmad Supandi mengancam akan kembali melakukan pemblokiran jalan tol lagi jika PT TMJ tidak merealisasikana janjinya tersebut. “Kami tidak peduli dengan para pemudik. Karena ini jalan yang membangun kami, jadi kami bisa berbuat semau kami,”tandasnya.

Komisaris Utama PT TMJ Danang Atmodjo mengungkapkan, pertemuan dilakukan untuk mencari titik temu permasalahan.“ Pertemuan ini untuk membicarakan langkah-langkah terbaik dan menguntungkan kedua belah pihak,”ujarnya. Danang yang juga menjabat Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah meminta kesalahpahaman yang selama ini terjadi bisa dikomunikasikan dengan baik.

“Semoga ke depan kesalahpahaman ini dapat dihindari,”katanya. Anggota Komisi D DPRD Jateng, GatytSari Khotidjah mengungkapkan, tindakan pemblokiran jalan menyebabkan penilaian negatif kepada para kontraktor. Dia menyarankan subkontraktor menagih hak pembayaran dengan elegan dan tidak memicu masalah sosial lain. arif purniawan/ hendrati hapsari

sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar