javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Minggu, 21 Agustus 2011

Jalan Tol dioperasikan, Ungaran Kian Macet Parah

Usai dibuka, jalan Tol Seksi I Semarang-Solo
kemarin langsung dilintasi mobil-mobil kecil
Tol Semarang Ungaran

UNGARAN – Ancaman kemacetan di Ungaran menyusul pengoperasian tol Semarang-Ungaran terbukti. Rekayasa lalu lintas oleh kepolisian juga belum ampuh mengurai kemacetan tersebut.

Jalur tol penggalan I sepanjang 14 kilometer ini secara resmi dibuka kemarin.Tak berapa lama dibuka, jalur ini langsung bisa dinikmati pengendara dari arah Semarang maupun Ungaran, Kabupaten Semarang.

Pantauan SINDO kemarin,imbas operasional tol ini, kemacetan terus terjadi di sepanjang Jalan Letjend Suprapto, tepatnya di depan kantor DPRD Kabupaten Semarang. Situasi ini salah satunya dipicu adanya arus kendaraan dari arah selatan yang akan berbelok ke kanan menuju pintu tol.Akibatnya sejumlah kendaraan dari arah utara harus berhenti memberi jalan. Sebenarnya di jalur masuk tol tersebut telah terpasang lampu pengatur lalu lintas.Namun keberadaannya justru terlihat semakin memperparah kemacetan, utamanya jika sejumlah kendaraan berat melintas.

Apalagi sekitar 500 meter dari arah utara,tepatnya di perempatan menuju Nyatnyono, maupun selatan di perempatan kawasan kampus Undaris, juga telah terpasang traffic light. Akibatnya untuk melalui jalur tersebut, sekarang kendaraan menjadi lebih banyak berhenti. Mukidad, salah satu warga Ungaran mengakui, setelah di jalur depan kantor DPRD Kabupaten Semarang dipasang traffic light, kendaraan yang melintas lebih sering berhenti. ”Kalau yang berhenti hanya kendaraan-kendaraan pribadi, mungkin masih tetap lancar. Tapi kalau truk muatan, atau kontainer, jelas sangat mengganggu,” ujarnya.

Sementara itu, kemarin siang, arus lalu lintas di pintu keluar-masuk tol Ungaran masih relatif lancar.Sebab kendaraan yang diperbolehkan melintas, berupa kendaraan pribadi nonangkutan barang. Arus lalulintas di jalur tersebut juga dipecah.Kendaraan dari arah tol Semarang keluar melalui jalur kampus Undaris. Sementara untuk arus masuk tol, kendaraan tetap melalui Jalan Letjend Suprapto. Sejumlah petugas kepolisian dari Polres Semarang juga terlihat melakukan pengaturan arus lalu lintas di jalur tersebut.Toh demikian,kemacetan tetap tak terhindarkan.

Untuk mengatasi kemacetan, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Sabar Rahardjo mengatakan, sudah menyiapkan sejumlah rekayasa jalan. ”Ada tiga alternatif jalan menuju pintu keluar tol yakni depan DPRD Kabupaten Semarang, Undaris dan batas kota Ungaran. Setelah interchange (pintu masuk/keluar) akan diberlakukan sistem buka tutup untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan,” ujarnya. Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo pun meminta kepada kepolisian turut membantu kelancaran arus lalu lintas di pintu keluar tol di daerah Ungaran. ”Secara teknis diserahkan ke petugas untuk mengatur,” ujarnya usai pembukaan tol kemarin.

Pekerjaan Tetap Berlangsung


Pengguna jalan tol seksi I Semarang-Ungaran tidak akan dipungut biaya sejak H-10 hingga H+10. Usai masa uji coba, lanjut dia, pengguna jalan akan dikenakan tarif sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berdasarkan pantauan di lapangan, pengguna jalan bisa menggunakan ruas jalan tol ini masuk melalui pintu gerbang tol Banyumanik. Dari arah depan terdapat portal untuk membatasi jenis kendaraan berkapasitas kecil saja yang diperkenankan melintasi.

Perlengkapan jalan seperti rambu- rambu dan penerangan di beberapa titik sudah dipasang untuk membantu pengguna jalan. Pun demikian, kesiapan sarana pendukung seperti kendaraan derek dan ambulans sudah tersedia untuk mendukung pengoperasionalan. Kendati demikian,di KM 18 masih terlihat sejumlah alat berat di kiri jalan dari arah Semarang ke Ungaran. Kepala Dinas Bina Marga Jateng Danang Atmodjo mengakui, alat berat tersebut masih bekerja memasang bore pile untuk memperkuat kontruksi jalan.

”Jumlah bore pile ditambah lagi demi keamanan dan keselamatan pengguna jalan,” katanya. Pemasangan bore pile di beberapa titik lokasi yang sebelumnya dipasangi paku bumi. Namun begitu, Danang menjamin pengerjaan tersebut tidak akan mengganggu pengguna jalan yang melintas. Gubernur Jateng Bibit Waluyi kemarin menandai pembukaan dengan pengguntingan pita dan mengawali kendaraan yang akan melintas tol ini diikuti oleh Ketua DPRD Jateng Murdoko,Sekda Jateng Hadi Prabowo dan pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait lainnya.

Pantura Siap Dilintasi

Menteri Perhubungan Freddy Numberi memastikan jalan pantura siap dilintasi pemudik pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2011. ”Berdasarkan laporan yang saya terima, kesiapan menghadapi arus mudik di jalur pantai utara Jateng sudah cukup baik dan mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” kata Menteri Perhubungan Freddy Numberi di sela kunjungan pengecekan kesiapan mudik Lebaran 2011 di Stasiun Tawang Semarang bersama Kapolri Jenderal Timur Pradopo,kemarin.

Untuk menekan pemudik menggunakan jumlah sepeda motor,Menhub akan mengupayakan pemudik diangkut dengan menggunakan kereta api dan bus. Dalam kunjungan kemarin, Kapolri dan Menhub beserta rombongan mengunjungi pos pengamanan Operasi Ketupat Candi 2011 Polrestabes Semarang dan posko terpadu pengendali operasional angkutan Lebaran.

Rombongan juga melakan pemantauan di Pelabuhan TanjungEmasSemarang, Jalan TolSemarang– Solo sampai di pintu keluar tol Ungaran,Terminal tipe A Mangkang,Pekalongan,Brebes, Cirebon kemudian bertolak ke Jakarta melalui jalur darat. muh slamet/ hendrati hapsari/ amin fauzi

sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar