javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Kamis, 25 Agustus 2011

Akses Depan DPRD Paling Efektif

Pintu Tol Ungaran Lancar 
UNGARAN- Operasional jalur tol Semarang-Ungaran hingga kemarin atau pada H-6 Lebaran memperlihatkan perkembangan signifikan. Optimalisasi jalur rekayasa membuat arus di pintu tol tersebut relatif lancar.

Dari pantauan, dua jalur rekayasa paling efektif digunakan yakni akses melalui perempatan Sidomulyo ke barat dan tembus di jalan utama depan Gedung DPRD atau sisi RSUD Ungaran. Satu jalur lagi, dari pintu keluar tol belok ke kiri di perempatan Sidomulyo, ke Pundung Putih, dan melewati Jalan S Parman hingga keluar di gerbang Undaris yang menembus jalan utama.

’’Sampai hari ini (kemarin-Red) tidak terjadi antrean panjang di jalan ini (S Parman/Undaris). Tapi mungkin nanti kalau mendekati Lebaran bisa macet,’’ ungkap Heru (43) warga Kalongan Ungaran Timur, juru parkir di tepi Jalan S Parman.
Jalur ke DPRD maupun Undaris tersebut sejauh ini memang paling diminati pengendara dari tol. Selain tidak banyak tikungan dan persimpangan, kedua jalur lebih lebar dibanding opsi lainnya, misalnya melalui perumda di Gedanganak atau Mijen.

Meski demikian, kondisi lancar juga karena arus mudik belum mengalami peningkatan signifikan. Prediksi Satlantas Polres Semarang, puncak arus mudik tetap mungkin terjadi mulai H-3, Sabtu (27/8).
Informasi sejumlah petugas satlantas di lapangan, jika dari hari ke hari mengalami lonjakan arus, petugas akan mengarahkan pengendara atau mengalihkannya sesuai prioritas jalur rekayasa. Mulai keluar pintu tol, rambu penunjuk arah telah dipasang di setiap persimpangan.

Pengendara dipastikan tidak akan tersesat jika mengikuti petunjuk tersebut. Hanya, antrean panjang mulai perempatan Sidomulyo hingga gerbang tol Ungaran masih sangat mungkin terjadi. Pasalnya, kondisi perempatan Sidomulyo merupakan pertemuan arus dari tol dan warga sekitar yang melintas di Jalan A Yani (depan pendapa bupati) atau S Parman (arah Undaris). Di perempatan itu terlihat semrawut. Petugas terlihat mengatur arus di perempatan itu, sementara pengendara dari Jalan A Yani, pintu tol, dan Jalan S Parman, sama-sama mulai melaju tanpa menghiraukan nyala traffic light.

Secara keseluruhan, kondisi arus dari sepanjang tol sampai pintu keluar di Ungaran relatif lancar. Kasatlantas Polres Semarang AKP Matrius menegaskan, hal itu karena sejauh ini belum terjadi kenaikan arus mudik. Kapasitas jalan, terutama menuju DPRD dan Pundung Putih juga masih mampu menampung volume kendaraan yang melintas.
Dia juga mengakui, kebanyakan pengendara cenderung mengambil jalur ke Pundung Putih. Jalur tersebut menurutnya, memang efektif karena tidak banyak perhentian dan traffic light. ’’Justru menguntungkan, karena jalur ke DPRD menjadi lebih lengang. Pertigaan DPRD tidak akan terlalu padat,’’ katanya.

Dia juga mengantisipasi kepadatan di jalan arah Undaris, terutama pukul 15.00-17.00, ketika karyawan Ungaran Sari Garmen (USG) pulang kerja. Menurutnya, seperti rencana semula, kendaraan bisa dialihkan ke perumda di Gedanganak. Selain itu, kemungkinan terjadi kemacetan tidak akan lama. Sebab, mulai 25 Agustus, karyawan libur sehingga pasar di sekitarnya pun tutup. ’’Arus diprediksi lancar. Petugas juga dikerahkan di lapangan 24 jam sejak H-7,’’ jelasnya. (K33-89) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar