javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Merry Chrismast and Happy New Year 2018

cari di blog ini

Senin, 09 Januari 2012

Waskita Karya Sulit Masuk Bursa 2012

KORAN JAKARTA
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) belum bisa memastikan apakah pelaksanaan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) PT Waskita Karya akan dilakukan tahun ini atau tidak. Padahal, sebelumnya Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan sempat membeberkan bakal mengantar Waskita masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2012, bersama dengan PT Semen Baturaja dan PT Pegadaian.

Menurut Deputi Menteri BUMN bidang Logistik dan Infrastruktur Sumaryanto Widyatin, peluang Waskita untuk menggelar aksi korporasi tersebut sangat tipis, bahkan cenderung nihil. Pasalnya, selain baru saja menuntaskan restrukturisasi utang, saat ini perseroan juga tengah disibukkan dengan agenda ‘membantu’ PT Nindya Karya dan PT Istaka Karya.

"Waskita masih belum bisa melalukan IPO tahun ini. Karena setelah dilakukan kajian, ternyata masih banyak yang harus dibenahi. Tahun ini kemungkinan hanya akan menerbitkan obligasi saja, untuk IPO paling cepat Waskita gelar itu pada tahun 2013 atau 2014," papar Sumaryanto di Jakarta, pekan lalu.

Hal senada juga disampaikan Deputi Menteri BUMN bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Pandu Djayanto. "Belum. Waskita masih belum. Kalau Semen Baturaja dan Pegadaian, kami masih melakukan pendalaman," ujar Pandu saat dihubungi di Jakarta, akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Dahlan juga mengatakan, selain akan mengantar Semen Baturaja, Pegadaian, dan Waskita Karya, masih ada setidaknya lima perusahaan pelat merah lain (termasuk anak usaha) yang akan menggelar aksi IPO di tahun ini.

Semen Baturaja
Sementara itu, untuk rencana IPO Semen Baturaja, Kementerian BUMN menargetkan gelaran tersebut bakal dilakukan pada pertengahan 2012. Ini merupakan IPO BUMN yang pertama dilakukan pada 2012.

"Yang sudah pasti itu Semen Baturaja, kira-kira Juni atau Juli 2012. Sedangkan yang dua lagi, belum bisa saya sebutkan," ungkapnya.

Menurut Dahlan, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam setiap rencana penawaran saham perdana perusahaan BUMN, adalah kesiapan korporasi, waktu pelaksanaan IPO, serta kemampuan penyerapan pasar saat menggelar IPO.
Meski begitu, Dahlan menolak menyebut berapa target dana IPO yang diincar Semen Baturaja.

"Kami sedang mengaji. Sebagai contoh, seperti Semen Gresik yang harga sahamnya pada akhir tahun kemarin bisa naik ke level 11.450-an. Jadi, bisa dibilang sekarang industri semen sedang bagus-bagusnya," tukas Dahlan. fay/E-1 
 
sumber :