javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Merry Chrismast and Happy New Year 2018

cari di blog ini

Selasa, 17 Januari 2012

Bibit Pamerkan Keberhasilan Pembangunan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Gubernur Bibit Waluyo memamerkan keberhasilan pembangunan Jateng di hadapan ratusan kader dalam pelaksanaan Rakerda II DPD PDIP Jateng di Panti Marhaen Semarang, Senin (16/1). Mulai dari pembangunan proyek tol Semarang- Solo, pengembangan bandara Ahmad Yani Semarang, pelabuhan Tanjung Emas Semarang, surplus beras, dan pertumbuhan ekonomi dibeberkan dalam rakerda tersebut.

Menurut Bibit, bila proyek tol itu terselesaikan, maka terdapat tiga kota yang diuntungkan dalam perkembangannya, yakni Semarang, Solo, dan Yogyakarta. "Jateng juga termasuk daerah yang surplus beras, ini pun kerja keras Bibit Waluyo keluarga besar PDIP. Kami memang berjuang untuk kesejahteraan rakyat, maka memang harus berhati-hati dalam mempertanggungjawabkannya dan jangan keluar dari track," tandasnya.

Mantan Pangkostrad itu menegaskan dirinya menjadi gubernur bukan cari uang dan korupsi, melainkan untuk bekerja. Karena itu, semua pihak harus saling mendukung demi mengupayakan kesejahteraan rakyat. Hasil pencapaian pertumbuhan ekonomi Jateng tahun 2011 adalah 6,3 persen dari target sebelumnya 6,25 persen. Inflasi Jateng berada pada posisi 2,68 persen, sedangkan pemerintah pusat di atas 3 persen. "Tolak ukur pertumbuhan ekonomi dan persoalan infasi bisa ditanyakan BPS," jelasnya.

Berkaitan dengan pemilihan gubernur 2013, Bibit mengaku belum memikirkan hal tersebut karena dinilai masih terlampau jauh. Namun demikian, pihaknya menyatakan siap jika dalam perkembangannya masyarakat Jateng masih menginginkannya. "Kalau tidak ya saya pulang kampung angon bebek," ungkapnya. Rakerda ini dihadiri ratusan politisi dan kader DPP, DPD, dan DPC PDIP. Mereka yang hadir antara lain Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi, Djarot Saiful Hidayat, anggota DPR Bambang Wuryanto dan Utut Adiyanto serta kepala daerah di Jateng.

Menurut Djarot, mekanisme pemilihan calon kepala daerah yang akan diusung ini tercantum dalam surat keputusan DPP PDIP. Di mana, tahapan pencalonan kepala daerah diawali dengan pendaftaran yang selanjutnya disurveikan ke masyarakat. "Semua orang berhak mendaftarkan diri, baik dari internal maupun luar partai. Namun, untuk pilgub (Jateng- ) masih jauh jadi belum berpikir soal itu," katanya.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Jateng Murdoko meminta kader partai untuk tidak menyuarakan pencalonan gubernur terkait pilgub 2013. Sebab, hal itu dinilainya tidak menguntungkan partai. Terlebih lagi, undang-undang yang menyebutkan pilgub mendatang dilakukan dengan pemilihan langsung oleh rakyat atau anggota DPRD Jateng. "Seluruh DPC kami minta untuk mengamankan diri dalam penyampaian ini. Tugas saudara adalah konsolidasi partai dan turun ke masyarakat," tandasnya.

Selain itu, Murdoko juga meminta kepala daerah di Jateng yang diusung PDIP untuk bisa memberikan kesempatan kepada struktural maupun fraksi aksyen di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, program partai bisa terserap hingga ke tingkat bawah.
 
sumber :