javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Merry Chrismast and Happy New Year 2018

cari di blog ini

Senin, 02 Januari 2012

Jasa Marga Tambah Gerbang Tol

PERBAIKAN LAYANAN

JAKARTA (Suara Karya): PT Jasa Marga Tbk menyatakan, pihaknya telah menambahan dua lajur sepanjang 600 meter sebelum dan sesudah pintu Gerbang Tol (GT) Cimanggis Utama. Selain itu juga dilakukan penambahan GT dari 23 menjadi 25 gerbang. Dengan adanya penambahan itu, antrean kendaraan pada GT Cimanggis Utama kini tidak lebih dari 300 meter. 
 
"Sebelum adanya pelebaran lajur, kita akui kemacetan pada GT bisa mencapai 5-6 km pada jam-jam sibuk. Meski demikian, kita juga mengimbau kepada pengguna jalan agar patuh pada aturan, yaitu bagi kendaraan berat hendaknya menggunakan GT yang lurus dan kendaraan kecil pada GT yang serong. Ini demi kelancaraan pengendara jalan tol sendiri," kata Direktur Operasional PT Jasa Marga Adityawarman di sela-sela acara Tahun Baru 2012 bersama seluruh karyawan PT Jasa Marga Tbk di Jakarta, Sabtu (31/12) tengah malam. 
 
Menurut Adit, perseroan juga telah melakukan pelebaran pada lajur TMII-Cibinong dengan dana senilai Rp 130 miliar. "Kita senantiasa berusaha untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan tol," ujarnya. 
 
Pada 2012 ini, lanjut dia, pihaknya akan berusaha agar antrian pada seluruh GT tidak lebih dari 5 kendaraan. Meski diakuinya hal tersebut sulit dilakuka,n terlebih pada GT utama Jabotabek namun berbagai upaya akan terus dilakukan PT Jasa Marga untuk meningkatkan pelayanannya. 
 
Selain melakukan pelebaran pada lajur Tol Cimanggis Utama, Adit mengatakan, pada 2012, PT Jasa Marga juga akan melakukan pelebaran lajur pada beberapa ruas jalan tol, yaitu pelebaran lajur pada Jalan Tol Padalarang-Buah Batu dan Cibinong-Sentul. Untuk Cibinong-Sentul sepanjang 10 km, saat ini pelaksanaan tender tengah berjalan dengan dana sekitar Rp 40-50 miliar. 
 
Sedangkan untuk Padalarang-Buah batu sepanjang 16 km, pelaksanaan tender akan dilakukan pada 2012, dan diharapkan pekerjaan konstruksi akan selesai dipertengahan tahun 2012 atau sebelum Lebaran. 
 
Dia menambahkan, pada 2012 ini, perseroan juga akan melakukan perbaikan pada semua gardu tol yang ada. Sebab, prototipe saat ini tengah dibuat dan perseroan telah menyiapkan anggaran senilai Rp 50 miliar untuk perbaikan semua gardu-gardu tersebut. 
 
Di samping itu, operator jalan tol tersebut akan mengalokasikan belanja modal 2012 sebesar Rp 7,7 triliun. Dana itu untuk konstruksi jalan tol baru dan kegiatan operasional jalan tol yang dikonsesi oleh Jasa Marga. Direktur Keuangan Jasa Marga Reynaldi Hermansjah mengatakan, dana Rp 7,7 triliun akan dialokasikan untuk kegiatan operasional jalan tol sebesar Rp 1,4 triliun dan konstruksi jalan tol baru sebesar Rp 6,3 triliun. 
 
Pengembangan jalan tol baru yang bakal dilakukan Jasa Marga yaitu di 9 ruas yakni Bogor Ring Road tahap II, Gempol-Pasuruan, Semarang-Solo seksi Ungaran-Bawen, Surabaya-Mojokerto, Gempol-Pandaan, Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, JORR W2 Utara (Ulujami-Kebon Jeruk), Serpong-Kunciran, dan Kunciran-Cengkareng. 
 
Dia menambahkan, operator tol pelat merah itu memang telah menetapkan 2012 dan 2013 sebagai tahun konstruksi perusahaan. Pembangunan sembilan ruas tol sepanjang 215 kilometer itu diperkirakan membutuhkan investasi sebesar Rp 25 triliun selama dua tahun ke depan. 
 
Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis Jasa Marga Abdul Hadi mengatakan, pihaknya akan mengikuti sejumlah tender proyek tol baru pada 2012 ini, antara lain ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi dan ruas Pandaan-Malang. (Novi) 
 
sumber :