javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Merry Chrismast and Happy New Year 2018

cari di blog ini

Selasa, 02 Juli 2013

H-7 Lebaran, TMJ Janjikan Tol Ungaran-Bawen Dilewati

SEMARANG, suaramerdeka.com - PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pelaksana proyek jalan tol Semarang-Solo menjanjikan ruas seksi II Ungaran-Bawen akan dapat dilewati pada H-7 Lebaran.

Namun, jalan tol ini tidak akan dapat dibuka secara penuh tetapi hanya satu jalur. Baik saat arus mudik maupun balik, pemudik hanya akan bisa memanfaatkan satu jalur. Ini karena proyek pembangunan tol baru akan selesai penuh pada bulan Oktober mendatang.

Demikian diungkapkan Direktur Utama PT TMJ Jajat Sudrajat dihadapan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto yang meninjau proyek tol Ungaran-Bawen, Selasa (2/7).

"Jalan tol sepanjang 11,9 kilometer ini akan operasi penuh pada Oktober 2013, saat ini sudah ada percepatan. Ini untuk membantu melayani pengguna jalan yang hendak mudik," kata Jajat saat memberikan sambutan dalam pengecoran terakhir di jembatan Lemah Ireng I, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

Pihaknya berharap, H-7 sudah bisa dimanfaatkan pengguna jalan. Hasil koordinasi dengan dinas terkait, termasuk aparat kepolisian, ruas Ungaran-Bawen hanya dibuka searah dan satu jalur. Itu pun hanya bisa dimanfaatkan pengguna jalan yang mengendarai mobil pribadi, sedangkan kendaraan berat belum boleh melintas.

Selain Djoko Kirmanto, kegiatan ini juga dihadiri Pelaksana tugas (Plt) Sekda Jateng Sri Puryono, Kepala Dinas Bina Marga Jateng Bambang Nugroho Kristiadji, dan Komisaris Utama PT TMJ Danang Atmodjo.

Sementara itu, Sri Puryono menyambut apresiatif atas sinkronisasi pemerintah pusat, Jateng, dan Kabupaten Semarang dalam mendukung pembangunan ruas Ungaran- Bawen.

"Kami selalu mengecek ke lapangan dalam pembangunan tol ini dalam jangka waktu 10 hari, perkembanganya luar biasa. Kami berharap agar jalan tol segera selesai supaya bisa dimanfaatkan untuk Lebaran," katanya.

Menurutnya, kendala pembangunan proyek ini ialah cuaca ekstrem. Di mana, hujan terjadi terus menerus dan ini cukup mengganggu pengerjaan proyek.

sumber :
suaramerdeka