javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
INFO : REUNI AKBAR SMP N 2 SIMO BOYOLALI 2017 BULAN DESEMBER 2017....AYOO BERGABUNG (Info&Pendaftaran : 085727059929)

cari di blog ini

Jumat, 29 April 2011

Pengeprasan Urukan Kurang 10.000 m3


  • Akhir Mei, Tol Semarang-Ungaran Rampung
image
Semarang, CyberNews. Perbaikan jalan tol Semarang-Ungaran pada stasiun 5,5 yang rusak akibat terjadinya pergerakan tanah sampai kemarin masih belum tuntas. Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setia Budi menyatakan, menurut penggarap dari PT Waskita Karya masih ada volume sekitar 10.000 meter kubik urukan yang pengeprasannya belum selesai.
"Sementara sebagian lainnya sudah diaspal dan dibeton ulang," kata dia seusai meninjau pekerjaan jalan tol tersebut bersama anggota Komisi D yang lain.
Rukma menjelaskan penggarap pun sudah memasang alat pemantau gerakan tanah. Menurutnya, mengutip penjelasan penggarap, sampai saat ini semuanya masih stabil. Komisi D juga menanyakan kapan perbaikan itu dapat selesai, mengingat sebelumnya PT Transmarga Jateng selaku owner proyek itu menyatakan akan selesai akhir April ini.
"Menurut Direktur Teknik dan Operasi PT Transmarga Jateng Ir Ari Nugroho, kalau April ini belum bisa. Kemungkinan baru bisa selesai akhir Mei nanti," katanya.
Rukma menambahkan, Ari Nugroho kepada rombongan Komisi D juga menjelaskan kalau setelah selesai pihak Kementerian Pekerjaan Umum masih akan melakukan uji kelayakan sebelum dibuka untuk umum. "Uji kelayakan bisa jadi memakan waktu sebulanan, sehingga barangkali dapat dioperasikannya itu awal Juli. "Itu kalau semuanya lancar," ucapnya.
Sementara untuk lokasi tebing urukan tol di stasiun 4,5 yang ambrol, sampai saat ini belum ada perkembangnan yang berarti. Seperti sebelumnya, penggarap masih memperbaiki terasiring sebelah timur badan jalan.
Wakil Ketua Komisi D Sasmita mengungkapkan, jika melihat perkembangan perbaikan di stasiun 5,5 itu dirinya optimis akhir Mei dapat tuntas. Dijelaskannnya, dari pantauan kemarin, saluran base beton sudah mulai dikerjakan. Pemadatan-pemadatan di kiri-kanan rigit beton pun mulai dikerjakan.
"Nanti kalau sudah usai semua secepatnya harus dilaporkan ke pusat untuk proses uji kelayakannya. Mudah-mudahan tidak ada masalah lagi," katanya.
( Yunantyo Adi / CN26 / JBSM )
sumber :