javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Rabu, 17 April 2013

Jalan Tol Ruas Ungaran-Bawen Rampung 80%

Gubernur Jateng
Pembangunan jalan tol Semarang-Solo ruas Ungaran-Bawen, terus diupayakan rampung sebelum Lebaran. Sehingga, dapat dioptimalkan untuk mengatasi penumpukan arus mudik dan balik pada Hari Raya Idul Fitri 2013.


“Hingga kini, kemajuannya (pembangunan jalan tol ruas Ungaran-Bawen) luar biasa. Sudah sampai 80 persen,” ungkap Gubernur Jawa Tengah, H Bibit Waluyo, saat meninjau progress pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo ruas Ungaran-Bawen, Selasa (16/4).

Ditambahkan, cuaca masih menjadi kendala paling berat pada pembangunan jalan tol. Curah hujan yang masih cukup tinggi, ditambah dengan tekstur tanah lempung, membuat pekerjaan terganggu. Namun, dia berharap, tiga bulan mendatang sudah musim kemarau. Sehingga, pembangunan jalan tol dapat dikebut, baik siang maupun malam.

“Sehingga, sebelum Lebaran nanti, bisa dimanfaatkan saudara kita yang mudik. Baik pulang ke Jawa Tengah, atau kembali lagi ke Jakarta. Mudah-mudahan ini dapat dikendalikan dengan baik,” kata Bibit.

Kendati diupayakan penggunaan jalan tol pada Lebaran mendatang, namun setelah itu masih akan dilakukan pekerjaan finishing. Yang penting, sekarang ini intensitas pekerjaan jalan tol ruas Ungaran-Bawen, terus ditingkatkan, demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Gubernur juga terus meminta dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan jalan tol ruas Bawen-Solo, yang sekarang ini masih dalam proses pembebasan lahan. Sehingga, proses ganti untuk dapat segera selesai, dan dilanjutkan dengan pembangunan konstruksi jalan tol. Apalagi, anggaran untuk pembangunan jalan tol sudah tersedia.


Bagaimana pun, keradaan jalan tol Semarang-Solo, menjadi pondasi pertumbuhan perekonomian Jawa Tengah. Dia juga menyampaikan terima kasih, atas partisipasi masyarakat, khususnya mereka yang lahannya terkena proyek pembangunan jalan tol. Sebab, mereka memiliki andil besar untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat Jawa Tengah.

“Ayo kita bareng-bareng mikir ini ben selak dadi. Kalau ini jadi, pertumbuhan ekonomi kita ini cepatnya bukan main. Arus barang, orang, cepat, hemat waktu, hemat biaya. Sehingga, pertumbuhan terdukung dengan baik. Percaya. Saya mohon doa restunya njenengan semua. Dan bagi saudaraku yang terkena penggunaan fasilitas publik jalan tol ini, saya matur nuwun. Monggo sareng-sareng kita kerjakan bersama-sama,” tutur Bibit.

Untuk pembangunan jalan tol ruas Bawen-Solo sepanjang 49,8 kilometer, akan dilakukan percepatan dari semua sisi. Mulai barat, timur, maupun tengah. Pekerjaannya diserahkan kepada sembilan kontraktor, masing-masing kontraktor mengerjakan sekitar lima kilometer jalan secara simultan.

“Kuncinya ada pada ganti untung. Nah, kalau ganti untung oke, mudah-mudahan sampai April ini selesai semua, insyaAllah 2014 jadi. Tapi kalau ini mundur lagi, ya ada pemunduran. Variabelnya di sana. Sekali lagi, ayo kita bareng-bareng kerjakan, karena ini tugas dari kita untuk kita, masyarakat Jawa Tengah,” tegas dia.

Komisaris Trans Marga Jateng, Danang Atmodjo, menambahkan, sekarang ini proses pengukuran lahan untuk jalan tol ruas Bawen-Solo sudah selesai dikerjakan. Bahkan, minggu ini akan dimulai pembayaran sembilan bidang lahan di Kabupaten Boyolali. Pembayaran tersebut diharapkan menjadi rintisan untuk mempercepat selesainya proses ganti untung.

sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar