javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
INFO : REUNI AKBAR SMP N 2 SIMO BOYOLALI 2017 BULAN DESEMBER 2017....AYOO BERGABUNG (Info&Pendaftaran : 085727059929)

cari di blog ini

Rabu, 24 April 2013

Dahlan: Istaka Karya Tidak Ada Indikasi Main-main Proyek

Dahlan Iskan
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan bahwa PT Istaka Karya (Persero) siap di audit ulang guna mengetahui sisa pembayaran dan kekurangan proyek pembangunan Jalan Casablanca agar dapat segera di kucurkan.

Dahlan mengklaim, tidak ada indikasi main-main yang dilakukan oleh Istaka Karya dalam pelaksanaan pembangunan proyek Jalan Casablanca.

"Istaka merasa tidak ada permainan dalam proyek tersebut, Istaka juga tidak menyogok dalam proyek tersebut, karena waktu itu Istaka sendiri dalam posisi tidak punya uang sama sekali, bahkan saat itu Istaka dalam proses pailit. Istaka baru terhindar dari pailit setelah para kreditornya sepakat dengan Istaka yang dimediasi Kementerian BUMN untuk bersama-sama menyelamatkan Istaka dari kepailitan," kata Dahlan di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/4/2013).

Dahlan melanjutkan, Istaka Karya memenangkan tender proyek tersebut hanya dengan mengandalkan keahlian Sumber Daya Manusia (SDM) yang memang sudah diakui paling unggu dalam membuat proyek jembatan dan jalan layang di atas jalan raya. Serta, kontraktor BUMN sendiri mengakui keahlian Istaka dalam proyek yang memerlukan teknologi tinggi.

Tidak hanya itu, Dahlan menjelaskan bahwa PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) juga memenangkan bagian tertentu dalam proyek tersebut. Namun, WIKA sudah menyelesaikan proyeknya tersebut, dan tidak punya tagihan ke pemda DKI sehingga merasa tidak mempunyai masalah dengan pembayaran di pemda DKI.

"WIKA dalam proyek tersebut telah memberikan penghematan sebesar 53 miliar, dan uang hasil penghematan, kalau swasta biasanya dibagi dua antara pemilik proyek dengan kontraktor, tapi Wijaya Karya kembalikan seluruh RP53 miliar biaya penghematan kepada Pemda DKI," jelasnya.

Menurut Dahlan, penghematan tersebut didapat karena di saat WIKA menang tender, WIKA melihat desain yang dibuat pemilik proyek masih bisa disempurnakan tanpa mengurangi kualitas. Di mana hasil revisi desain inisiatif WIKA diajukan ke Pemda DKI dan disetujui untuk dilakukan.

Maka dari itu, Dahlan memaparkan bahwa penemuan teknik baru dari WIKA, lebih hemat itu telah dibukukan serta sudah diserahkan kepada fakultas-fakultas teknis sipil di beberapa PT, untuk menjadi kajian di fakultas teknis sipil.

"Penemuan tersebut meliputi, pemasangan gearbox dan teknik bentang dengan tiang lebih jauh, saya dukung dilakukan audit tapi segera proyek yang ditunggu masyarakat di tengah macet, bisa segera dilaksanakan," tutupnya. (wan) (wdi) 
 
sumber :