javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Merry Chrismast and Happy New Year 2018

cari di blog ini

Selasa, 17 September 2013

Pembangunan JLU Tunggu Penghitungan Tim Apresial

CALON JLU: Warga lingkungan Lemah Abang menyusuri area calon
Jalan Lingkar Ungaran (JLU) sepanjang 2,3 kilometer dari
Lingkungan Beji hingga samping Karoseri Laksana, Bergas,
Minggu (21/4). (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Pembangunan jalan lingkar ungaran (JLU) sepanjang lebih kurang 2,3 kilometer yang membutuhkan alokasi dana lebih kurang Rp 12 miliar akan dilanjutkan sembari menunggu penghitungan dari tim apresial. Seperti diketahui, tim penaksir tanah saat ini masih berkutat menyelesaikan penghitungan ganti rugi lahan milik 12 warga terkena proyek di Lingkungan Beji, Ungaran Timur.

Kepala DPU Kabupaten Semarang Totit Oktorianto melalui Kabid Pembangunan, Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Supratmono memaparkan, proses inventarisir dan pengukuran tanah seluas satu hektar oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Semarang masih berlangsung.

"Warga sudah setuju jika lahannya dipakai, namun mereka masih menunggu hasil tafsiran dari tim apresial," katanya kepada wartawan, Senin (16/9).

Disinggung soal Detail Engineering Design (DED) JLU, dirinya memaparkan bila desain tersebut sudah jadi. Begitu pula dengan anggaran pembebasan lahan juga sudah dianggarkan. Sejauh ini, lahan yang dibutuhkan dengan panjang 600-700 meter menuju jalan nasional Semarang-Bawen di samping Karoseri Laksana sudah siap.

Keberadaan JLU nantinya diharapkan bisa menjadi pilihan atau alternatif pengurai kemacetan di Kota Ungaran sekaligus untuk mendukung pemerataan pembangunan dan perekonomian bagi Lingkungan Ungaran Timur.

"Jika pembebasan lahan lancar, pengerjaan fisik yang notabene nantinya akan menjadi ruang milik jalan bisa dikerjakan," paparnya.

Ditemui terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto menyatakan, pihaknya akan mendorong penataan kota menjelang pengoperasian jalan tol Semarang-Solo ruas Ungaran-Bawen.

"Salah satu tujuan pengembangan kota Ungaran yakni upaya mengurangi kemacetan lalu lintas disamping meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya.
 
sumber :