javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Senin, 30 Mei 2011

Warga Keluhkan Polusi Debu

UNGARAN– Warga perumahan Pondok Babadan Baru (Selamatra) mengeluhkan polusi debu dari aktivitas pengurukan lahan untuk jalur Tol Semarang- Solo. Pengurukan lahan yang sudah mencapai 15 meter tersebut sangat mengganggu aktivitas warga.


Rumah mereka juga kotor dipenuhi debu. Warga setempat Santoso, 33, menuturkan, polusi debu tersebut masuk dan mengotori semua perabotan rumah. Kondisi demikian sudah berlangsung seminggu terakhir setelah tidak turun hujan. ”Dalam seminggu ini tidak ada hujan,sehingga tanah yang diangkut truk debunya terbawa angin ke rumah warga. Debu juga mengotori pakaian yang dijemur,” katanya kemarin.

Dari pantauan SINDO, polusi debu ini juga tidak hanya dialami rumah warga yang berbatasan dengan tol namun sudah meluas ke perkampungan lain. Warga mendesak kepada pelaksana proyek untuk menyiramkan air sekitar tanah urukan.Karena jika dibiarkan, warga sangat terganggu.”Aktivitas kita sangat terganggu,” kata Junarto, 35, warga Selamatra.

Manajer Operasional PT Istaka Karya (persero) Herman Soepriyadi selaku penanggung jawab subpekerjaan tanah di Beji saat dikonfirmasi berjanji segera menindaklanjuti keluhan warga. Pihaknya sudah melakukan pembasahan,namun tidak bisa maksimal karena armadanya masih kurang. ”(truk) Tangkinya kewalahan, memang masih ditambah angin (kencang). Kita akan coba tambah tangkinya,” ujar Herman.
arif purniawan

sumber :
http://www.seputar-indonesia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar