javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Merry Chrismast and Happy New Year 2018

cari di blog ini

Kamis, 05 Mei 2011

Perbaikan Jalan Tol Semarang-Ungaran Belum Kunjung Rampung

  • Uji Kelayakan Molor
Semarang, CyberNews. Proses perbaikan amblesnya jalan tol sepanjang sekitar 500 meter akibat terjadinya pergerakan tanah pada KM 5,5 atau tepatnya di bawah Kampung Karangpucung, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang hingga kini belum kunjung selesai.

Akibat berlarutnya proses perbaikan jalan tol Semarang-Ungaran itu, uji kelayakan jalan tol sebelum nantinya dioperasikan pun hingga kini belum jelas.
Komisaris PT Trans Marga Jateng, Danang Atmodjo mengatakan belum berani memastikan kapan pengerjaan perbaikan jalan itu rampung. Cuaca yang kerap berubah-ubah turut menghambat proses pengerjaan karena alat berat tidak maksimal bekerja. Namun demikian, pihaknya terus mengupayakan semaksimal mungkin agar perbaikan bisa segera rampung.
"Saya tidak berani janji kapan bisa rampung mengingat kondisi alam beberapa waktu terakhir tidak menentu. Yang jelas hingga saat ini proses pengerjaan sudah mencapai 80 persen," papar Danang.

Disinggung apakah bulan Mei ini jalan tol sudah bisa rampung seperti yang dijanjikan ketika DPRD Jateng melakukan kunjungan beberapa waktu lalu, Danang mengaku belum berani berjanji. Pihak pelaksana, lanjutnya, akan mengupayakan yang terbaik dan secepatnya agar jalan bisa segera rampung dan dioperasionalkan.

Dampak Besar

Terpisah, Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setyabudi menyatakan, semakin lama proses pengerjaan maka dampaknya akan semakin luas. Pihaknya juga tak habis pikir dengan pelaksana proyek yang tak kunjung menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal. Rukma mengaku kecewa karena proyek jalan tol Semarang-Ungaran sudah berkali-kali molor dari jadwal operasional.

"Ketika kami (Komisi D-Red) melakukan pantauan lapangan, dijanjikan Mei ini rampung. Kita tunggu saja realisasinya, yang jelas kami akan terus menagih dan ngoyak-oyak agar proyek bisa segera dibuka untuk umum," papar politikus PDIP itu.
Menurutnya, Komisi D akan meminta pertanggungjawaban pelaksana terkait perbaikan jalan yang ambles tersebut secepatnya. Dikatakan, saat itu pelaksana mengungkapkan proyek perbaikan bisa rampung Mei ini, dengan demikian Rukma menilai sudah ada perhitungan pengerjaan yang pasti.

"Yang jelas, kalau perbaikannya molor terus maka uji coba jalan tol pun belum jelas kapan diadakan. Berarti operasional jalan tol pun akan ikut terlambat kembali," tuturnya.
Komisi D, lanjutnya, akan mengadukan persoalan tersebut ke Komisi V DPR RI apabila pelaksana tak kunjung merampungkanpengerjaan. Diharapkan, dengan adanya turut campur dari DPR RI, proyek nasional tersebut bisa cepat rampung.
( Saptono Joko Sulistyo / CN26 / JBSM )

Sumber :