javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
INFO : REUNI AKBAR SMP N 2 SIMO BOYOLALI 2017 BULAN DESEMBER 2017....AYOO BERGABUNG (Info&Pendaftaran : 085727059929)

cari di blog ini

Rabu, 25 Mei 2011

Jasa Marga Beri Peluang Kontraktor Lokal Ikut Tender

BY ARIF DWI CAHYONO & LILI HERMAWAN

Pembangunan jalan tol akan marak pada tahun depan sehingga membutuhkan kesiapan kontraktor dalam negeri. (IFT/MS FAHMI)

JAKARTA (IFT) – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menyatakan akan memberikan kesempatan pada kontraktor yang minim pengalaman dalam membangun jalan tapi sudah lama menanganai proyek gedung untuk ikut dalam setiap tender konstruksi pembangunan jalan tol miliknya.
“Nilai konstruksi pekerjaan untuk proyek jalan tol sangat besar dalam beberapa tahun mendatang. Beberapa ruas milik perusahaan siap untuk ditender. Semakin banyak proyek konstruksi jalan tol menuntut kontraktor yang memadai,” ungkap Frans S Sunito, Direktur Jasa Marga, di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan, ruas jalan tol perusahaan yang siap konstruksi adalah ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta W2 Utara (Kebun Jeruk-Penjaringan),tol Semarang -Solo, tol Serpong-Kunciran, dan lainnya. “Proses konstruksi ruas tersebut menunggu proses pembebasan tanah dari pemerintah,” tuturnya.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum Achmad Gani Ghazali mengatakan bahwa saat ini peluang investasi jalan tol sangat besar. Menurut dia, untuk Jawa Timur saja terdapat tiga ruas yang masih menyediakan peluang investasi yaitu ruas Pandaan-Malang sepanjang 37,62 kilometer dengan perkiraan biaya investasi Rp 2,932 triliun, ruas Bandara Juanda-Tanjung Perak sepanjang 23 kilometer yang membutuhkan investasi Rp 5,030 triliun dan ruas Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 178 kilometer dengan proyeksi investasi Rp 8 triliun.
Menurut Gani, saat ini pihaknya terus mengusahakan percepatan pembangunan jalan tol. Langkah-langkah yang diambil antara lain pengendalian pelaksanaan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol secara ketat dan percepatan pengadaan tanah dengan alokasi dana Badan Layanan Umum dan land capping).
“Upaya lainnya adalah penyediaan alokasi dukungan pemerintah untuk ruas tol Trans-Jawa, percepatan penyelesaian undang-undang tentang pengadaan tanah untuk kepentingan umum, serta pembentukan Satuan Tugas Pengadaan Tanah yang bersifat lintas kementerian/lembaga dan melakukan upaya percepatan pengadaan tanah,” paparnya.
Sementara itu, PT Nusa Raya Cipta, anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menyebutkan perusahaan terpilih sebagai potensial kontraktor untuk mengerjakan jalan tol Cikampek – Palimanan. Proyek jalan tol itu adalah milik PT Lintas Marga Sedaya dengan kebutuhan investasi mencapai Rp 11,3 triliun.
Eddy Purwana Wikanta, Presiden Direktur Nusa Raya Cipta, mengatakan saat ini perusahaan sedang menanti pengumunan resmi dari Lintas Marga untuk penetapan pemenang tender konstruksi jalan tol tersebut.”Kita sekarang adalah potensial kontraktor, tetapi belum ditunjuk pemenang tendernya,” ujarnya.

Dia mengatakan, bisnis konstruksi infrastruktur ke depan semakin potensial, terutama proyek milik pemerintah, sehingga perusahaan akan memperkuat sektor tersebut. “Oleh sebab itu, perusahaan sekarang mengikuti tender konstruksi di jalan tol. Untuk mengikuti tender tersebut tidak sendiri melainkan melakukan joint operation dengan UEM, perusahaan asal Malaysia.,” ungkapnya.(*)

sumber:
http://www.indonesiafinancetoday.com