javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Marhaban Yaa Ramadhan...Selamat Menunaikan Puasa Ramadhan 1437 H

cari di blog ini

Memuat...

Senin, 07 April 2014

Tol Trans Jawa Kunci Pertumbuhan Ekonomi


Ilustrasi. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Peresmian jalan tol Semarang–Solo seksi II (Ungaran–Bawen) pada akhir pekan lalu diharapkan semakin memicu pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan proyek-proyek serupa. Dibanding Negara lain, Malaysia, misalnya, pertumbuhan jalan di Indonesia sangat jauh tertinggal.

Padahal, jalan tol memberikan efek sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi. Di era mobilitas dan barang dan jasa sangat tinggi saat ini, jalan bebas hambatan jadi keniscayaan. Jaringan Tol Trans Jawa jangan dibiarkan berjalan lamban.

Tol Trans Jawa

Rute: Cikampek-Surabaya
Panjang: Sekitar 1.000 kilometer
Sisa pekerjaan: 642 km
Target operasi: 2014, kemudian direvisi akhir 2015

Pejagan-Pemalang

PT Pejagan Pemalang Toll Road (saat ini proses beralih ke investor lain)
Panjang: 57,5 kilometer
Biaya investasi: Rp5,51 triliun
Biaya Tanah: Rp371 miliar
Volume lalu lintas (kendaraan/hari): 15.773
Waktu pelaksanaan: 2011-2014
Mulai Operasi: 2014
Progres: Pembebasan lahan

Batang-Semarang

PT Marga Setia Puritama (saat ini proses beralih ke investor lain).
Panjang: 75 km
Biaya Investasi: Rp7,21 triliun
Biaya tanah: Rp 836 miliar
Volume Lalu lintas (kendaraan/hari): 14.827
Waktu pelaksanaan: 2011-2014
Mulai operasi: 2014
Progres: Pembebasan lahan

Solo-Ngawi

PT Solo Ngawi Jaya ( Anak usaha PT. Thies Contractors Indonesia, dari Australia)
Panjang: 90 km
Biaya Investasi: Rp5,14 triliun
Biaya tanah: Rp995 miliar
Volume lalu lintas: 9.842
Waktu Pelaksanaan: 2009-2014
Mulai operasi: 2014
Progres: Pekerjaan Konstruksi

Ngawi-Kertosono

PT Ngawi Kertosono Jaya (anak usaha PT Thies Contractors Indonesia, dari Australia)
Panjang: 87 km
Biaya Investasi: Rp3,48 triliun
Biaya tanah: Rp298 miliar
Volume lalu lintas: 5.325
Waktu Pelaksanaan: 2011-2014
Mulai operasi: 2014
Progres: Pembebasan lahan

Kertasono-Mojokerto

PT Marga Hanurata Intrinsic (sebagian besar sahamnya dimiliki anak usaha PT Astra Internasional Tbk, PT Astratel Nusantara, setelah menandatangani dokumen pengalihan atas 95 persen saham di MHI dan PT Natpac Graha Arthamas)
Panjang: 41 km
Biaya Investasi: Rp3,48 triliun
Biaya tanah: Rp298 miliar
Volume lalu lintas (kendaaran/hari): 18.570
Waktu Pelaksanaan: 2009-2014
Mulai operasi: 2014
Progres: Pembebasan lahan

Mojokerto-Surabaya

PT Marga Nujyasmo Agung (Konsorsium PT Jasa Marga Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, dan pengusaha Moeladi).
Panjang: 36 km
Biaya Investasi: Rp3,12 triliun
Biaya Tanah: Rp913 miliar
Volume Lalu lintas (kendaraan/hari): 22.002
Waktu Pelaksanaan: 2008-2014
Mulai Operasi: 2014
Progres: Pekerjaan Konstruksi

Cikampek-Palimanan

PT Lintas Marga Sedaya (konsorsium patungan Indonesia-Malaysia, antara PT Utama Sedaya dan Plus Expresswa).
Panjang: 39 km
Biaya investasi: Rp3,82 triliun
Biaya Tanah: Rp244 miliar
Volume lalu lintas (Kendaraan/hari): 15.566
Waktu Pelaksanaan: 2011-2014
Mulai Operasi: 2014
Progres: Pekerjaan Konstruksi

Pemalang-Batang

PT Pemalang Batang Toll Road (konsorsium PT Sumber Mitra Jaya, PT Langkah Hutama Perkasa, dan Countryside Investment corporation)
Panjang: 39 km
Biaya Investasi: Rp3,82 triliun
Biaya Tanah: Rp244 miliar
Volume Lalu Lintas: 15.566
Waktu Pelaksanaan: 2011-2014
Mulai beroperasi: 2014
Progres: Dua seksi beroperasi, tiga seksi pembebasan lahan

Semarang-Solo

PT Trans Marga Jateng (konsorsium PT Jasa Marga Tbk dengan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah dengan komposisi saham 60:40
Panjang: 73 km
Biaya investasi: Rp6,21 triliun
Biaya Tanah: Rp1,69 miliar
Volume lalu Lintas (kendaraan/hari): 27.190
Waktu pelaksanaan: 2010-2014
Mulai progres: 2014
Progres: Dua seksi beroperasi, tiga seksi pembebasan lahan

Perbandingan dengan Tetangga (pertumbuhan jalan)

Indonesia 70 km/tahun
Malaysia 700 km/tahun
China 7.000 km/tahun

Panjang Jalan di Indonesia (km)

2003: 357.959
2004: 372.928
2005: 391.008
2006: 406.569
2007: 421.535
2008: 437.759
2009: 476.337
2010: 487.314
2011: 492.398
2012: 501.969

Jumlah Kendaraan Bermotor

2003: 26.613.987
2004: 37.623.432
2005: 37.623.432
2006: 43.313.052
2007: 54.802.680
2008: 61.802.063
2009: 67.336.644
2010: 76.907.127
2011: 85.601.351
2012: 94.373.324

Pendanaan Tol Semarang-Solo

Total investasi: Rp6,2 triliun
Equity PT Trans Marga Jateng: Rp1,5 triliun

Sindikasi Perbankan:

Mandiri : Rp1,8 triliun 39,15%
BNI: Rp1,5 triliun 34,25%
BRI: Rp1,1 triliun 24,47 %
Jateng: Rp100 miliar 2,13 %

Megaproyek Tol Semarang-Solo

Seksi 1 (Tembalang- Ungaran) 16,3 km Beroperasi
Seksi 2 ( Ungaran-Bawen) 11,3 km Beroperasi
Seksi 3 (Bawen – Salatiga) 18,2 km Persiapan Konstruksi
Seksi4 ( Salatiga- Boyolali) 22,4 km Pembebasan Lahan
Seksi 5 ( Boyolali- Karanganyar) 11,1 km Pembebasan Lahan. (Koran SINDO//wdi) 
 
sumber :