javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Senin, 20 Februari 2012

Menurut Dahlan Iskan, Sumatera bakal kalahkan Jawa

Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menyempatkan diri melihat jalannya 
keterangan pers dari sudut wartawan sebelum mengikuti rapat kabinet 
terbatas bidang ekonomi, di Istana Negara. Jika saja akses perhubungan
di Pulau Sumatera sudah canggih dan terpadu, dia yakin kemajuan 
Pulau Jawa bisa dikalahkan. (FOTO ANTARA/Widodo S Jusuf)
"... Saya yakin, ini bisa segera kita wujudkan. Dan kalau ini jadi, maka Jawa akan kalah..."
Pekanbaru, Riau (ANTARA News) - Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan, optimistis, percepatan pembangunan infrastruktur termasuk jalan tol di Sumatra yang membentang dari Lampung hingga Aceh, bakal menjadikan kemajuan kawasan ini tumbuh sangat dinamis sehingga mampu mengalahkan kemajuan di Jawa.

Ia mengatakan itu di hadapan para gubernur se-Sumatera, termasuk Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, yang berkumpul di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (20/2).

Pertemuan yang dipimpin langsung Dahlan Iskan tersebut membahas sejumlah isu pembangunan infrastruktur, khususnya percepatan pembangunan jalan tol di Sumatera.

"Saya sangat menghargai semangat dari bapak-bapak gubernur ini. Saya yakin, ini bisa segera kita wujudkan. Dan kalau ini jadi, maka Jawa akan kalah," tegasnya memberikan motivasi.

Dahlan menambahkan, masih begitu besar potensi kekayaan alam sekaligus sangat banyak tanah yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai proyek infrastruktur, termasuk jalan tol di Pulau Sumatera.

Semua ini, menurutnya, pada akhirnya nanti akan memacu pembangunan ekonomi di kawasan ini.

Iskan datang ke pertemuan itu dengan membawa Deputi Kementerian BUMN Bidang Infrastrukturm Sumaryanto, Dirut Jasa Marga, Adityawarman dan Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Abdul Hadi.

Iskan menegaskan, dirinya bukan berarti ingin mencaplok kerja Menteri Pekerjaan Umum.

"Hanya, karena rencana pembangunan jalan tol ini akan dilakukan bersama PT Jasa Marga yang kebetulan berada di bawah kekuasaan Menteri BUMN, sehingga saya datang," katanya.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam itu, disepakati beberapa butir (kesepakatan) penting.

"Poin-poin ini penting, karena saya tidak ingin pertemuan ini hanya sekedar wacana, tapi harus menghasilkan sesuatu yang pasti," tegasnya. 
 
sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar