javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Merry Chrismast and Happy New Year 2018

cari di blog ini

Selasa, 05 Februari 2013

Tinggal 3 Proyek Jalan Tol masih Bermasalah

MI/Grandyos Zafna/wt
Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyebut dari 9 ruas tol yang direncanakan, ada 6 yang tidak bermasalah. Sehingga, hanya tiga proyek yang bermasalah dalam hal pembebasan lahan.

Djoko memaparkan hal itu usai menghadap Wakil Presiden Boediono dalam rapat koordinasi pembangunan jalan tol. "Rapat ini membahas masalah bagaimana kita bisa melaksanakan pembangunan jalan tol sesuai yang kita programkan. Ini dikira-kira mana yang akan selesai dan mana yang masih perlu perjuangan," kata Djoko.

Djoko menambahkan, dari sembilan ruas tol di Jawa yang direncanakan pemerintah hanya enam saja yang siap dibangun. Enam ruas tol itu dikatakan Djoko juga yang minim masalah pembebasan lahan, sisanya bermasalah. "Dari sembilan itu tadi sudah kita jelaskan, masalahnya cuma masalah tanah. Sedangkan yang enam kita yakin akan bisa selesai pada akhir 2014," terang Djoko.

Diterangkan Djoko, ruas tol yang sudah mengalami perkembangan untuk selesai pada akhir 2014 diantaranya yakni, Cikampek-Palimanan, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, dan Mojokerto-Surabaya. "Enam ruas tol itu pembebasan tanah berjalan lumayan lancar. Kemudian, investor lumayan baik, kontraktor yang bekerja juga lumayan baik jadi kita juga masih optimis pembangunan itu bisa berjalan dengan baiklah," papar Djoko.

Dalam rapat, Djoko melaporkan, saat ini konstruksi ruas tol Cikampek-Cirebon sepanjang 116,7 km sudah dimulai. "Pembebasan lahannya sudah selesai dan lahan yang sudah diratakan sudah mencapai lebih dari 30 kilometer," tutur Djoko.

Djoko menyebut ada tiga ruas tol yang masih menjadi persoalan cukup pelik adalah tiga ruas jalan tol di Jawa Tengah. Yakni, ruas Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Batang-Semarang.

Masalah di tiga ruas jalan tol ini lebih pelik karena ada proses pengambilalihan perusahaan yang mendapatkan konsesi tiga ruas itu. "Saya minta para menteri memantau dan mengevaluasi pengambilalihan itu agar pembangunan tiga ruas jalan tol dapat benar-benar berlanjut dan tidak macet lagi," turut Wapres Boediono.

Menurut pemantauan Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), dari keseluruhan jalan tol Trans Jawa sepanjang 649,98 km, hingga 2012 yang sudah selesai pembangunannya baru 62,3 km (+10%).
Artinya, masih ada 587,68 km yang harus selesai pada 2014. Sebagian besar pembangunan ruas jalan tol ini belum selesai terutama karena kendala pembebasan lahan. (Fidel Ali/Hnr)
 
sumber :