javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Marhaban Yaa Ramadhan...Selamat Menunaikan Puasa Ramadhan 1437 H

cari di blog ini

Memuat...

Sabtu, 18 Juni 2016

Antisipasi Kemacetan di Solo, Ruas Tol Soker Dibuka sebagai Jalur Alternatif


Perbaikan pintu masuk tol Soker ruas Solo-Sragen, MTVN - Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah, akan membuka ruas tol Solo-Kertosono (Soker) sebagai jalur alternatif kendaraan mudik. Jalan tol sepanjang 25 Km yang membentang dari Solo ke Sragen itu dibuka mulai H-7 hingga H+7 Lebaran 2016.

Kepala Dinas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, Yosca Herman Soedrajad, mengatakan jalur tol itu akan mengakomodasi kendaraan masuk dari Yogyakarta dan Semarang menuju Karanganyer serta Sragen. Sehingga beban kendaraan yang melintasi tengah Kota Solo pun berkurang 20 persen.

Yosca mengusulkan jalur tol Soker dibuka pada 12 hari jelang Lebaran (H-12). Sehingga, penggunaan jalur tol tersebut dapat disosialisasikan.

"Jika tidak ada sosialisasi ke pengguna jalan sejak awal dikhawatirkan adanya penumpukan di akses masuk," terang Yosca, Sabtu (18/6/2016).

Menurut Yosca, pemudik bukan hanya dari wilayah Jawa Tengah. Pemudik juga berdatangan dari Jawa Barat bahkan luar Pulau Jawa. 

Direktur Utama (Dirut) PT Solo Ngawi Jawa (SNJ), David Wijayanto, mengatakan tak memungkinkan untuk membuka ruas tol itu pada H-12. Sebab pekerja masih mengecor infrastruktur tersebut.

"Pengecoran membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu. Setelah itu, pengecekan, baru bisa digunakan," kata David.

David mengatakan jalur alternatif itu dibuka pada H-7 hingga H+7 mulai pukul 06.00 WIB. Pembukaan dibatasi hingga pukul 18.00 WIB sebab jalur tersebut belum dilengkapi penerangan. Sementara itu, hanya kendaraan roda empat berukuran kecil yang bisa melintas.

“Kendaraan yang melaju nantinya akan kita arahkan masuk dari Klodran Solo, selanjutnya mereka melewati tol dan dapat keluar di Kemiri, Karanganyar maupun keluar di Pungkruk, Sragen,” tutup David.

sumber :