javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Selasa, 23 Juni 2015

Ruas Jalan Jateng Siap Hadapi Arus Mudik


Jalan Tol Bali di teluk Benoa, Denpasar, Bali.
(TEMPO/Johannes P. Christo)
TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah ruas jalan nasional di daerah Jawa Tengah setelah dipantau oleh pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dilaporkan telah siap untuk menghadapi arus pemudik pada musim lebaran tahun 2015 ini.

"Secara umum ruas-ruas jalan nasional di Jawa Tengah sudah siap untuk Jalur Lebaran 2015," kata Inspektur II Itjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Adriananda dalam rilis Biro Komunikasi Publik Kemenpupera yang diterima di Jakarta, Senin (22 Juni 2015).

Menurut dia, pekerjaan berat di ruas-ruas jalan nasional tersebut sudah tidak dilakukan pada H-30. Sedangkan pekerjaan yang dilakukan saat ini hanya berupa penambahan rambu dan marka jalan.

"Terdapat beberapa pekerjaan di Jalur Lingkar Selatan Borokulon Purworejo yang diperkeras dengan beton, pada hari ini sudah dalam kondisi mantap untuk Jalur Lebaran tahun ini. Perlintasan sebidang kereta Sumpyuh di wilayah Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, juga sudah dalam kondisi mantap," katanya.

Selain itu, ujar dia, ruas tol Semarang-Solo Seksi II (Ungaran-Bawen) sepanjang sekitar 12 kilometer itu dilaporkan berada dalam kondisi mantap dan sudah siap memfasilitasi para pemudik.

Di daerah lain, jalur lebaran dari Jakarta menuju Banten-Merak melalui jalur tol maupun Cilegon yang akan menuju lintas Sumatera Timur juga dilaporkan dalam keadaan siap melayani arus mudik lebaran yang akan menuju Sumatera.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hediyanto W Husaini optimistis jalur pantai utara Jawa Barat pada 2015 lebih siap menghadapi arus mudik Lebaran dibanding tahun sebelumnya.

"Pantura tahun ini jauh lebih siap. Tahun (2014) lalu menghadapi musim hujan dua bulan sebelum Lebaran sehingga kami kelabakan," kata Hediyanto W Husaini.

Menurut Hediyanto, kelabakan yang dihadapi Lebaran sebelumnya antara lain karena setelah musim hujan bermunculan lubang begitu banyak.

Hal itu, ujar dia, mengakibatkan perbaikan dibantu pihak lain. Namun pada tahun 2015 dinilai tidak ada permasalahan seperti yang dihadapi sebelumnya.

"Mudah-mudahan waktu sebulan ke depan tidak ada hal yang di luar kebiasaan, oleh karena itu bila ada sesuatu hal kita adakan upaya pencegahan sedini mungkin," ucapnya.

sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar