javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
INFO : REUNI AKBAR SMP N 2 SIMO BOYOLALI 2017 BULAN DESEMBER 2017....AYOO BERGABUNG (Info&Pendaftaran : 085727059929)

cari di blog ini

Sabtu, 02 Maret 2013

Pengukuran Lahan Tol Bawen-Kaliwungu 70%

ilustrasi
UNGARAN - Wakil Ketua Panita Pengadan Tanah (P2T) Kabupaten Semarang, Bahrudin menyatakan, pengukuran lahan untuk keperluan jalan tol Semarang-Solo sesi III dan IV, Bawen hingga Kaliwungu atau perbatasan Kabupaten Semarang dengan Boyolali sudah mencapai 70 persen.

Untuk mempercepat pengukuran, pihaknya dibantu 12 tenaga ahli ukur dari Pemrov Jawa Tengah dan Pemkab Demak.”Saat ini sudah berjalan 70 persen, diperkirakan pengukuran lahan selesai awal April. Kemudian baru dilanjutkan dengan pendataan tanaman hidup dan bangunan milik warga terkena proyek (WTP),” katanya, Jumat (1/3).

Menurut dia, petugas sempat mendapatkan kendala saat mengkur lahan di Desa Payungan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Pasalnya, terdapat tanah makam yang oleh warga tidak boleh dipindahkan ke lahan lainnya.

Ganti Untung

”Belum lama ini sudah ada solusi, di sekitar pemakaman nantinya tidak dijadikan akses utama jalan tol melainkan tempat istirahat pengguna jalan,” ujarnya.
Disinggung perkembangan Lemah Ireng, Bahrudin mengungkapkan, pihaknya berjanji akan memberikan ganti untung tambahan untuk fasilitas umum sumber mata air Nyai Ireng yang sebelumnya diajukan warga. Adapun pengukuran lahan sudah dilakukan, tinggal menunggu penilaian dari appraisal.

”Administrasi sudah siap, hanya saja belum bisa diketahui nominal jumlah ganti untungnya mengingat masih menunggu penghitungan dari appraisal. Nantinya uang akan kami serahkan kepada desa untuk dipergunakan membangun fasilitas air bersih,” tuturnya.

Ditemui terpisah, belum lama ini, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, Sasmito mendesak kepada semua pihak segera merampungkan proyek jalan tol Semarang-Solo.
”Kami sudah bertemu dengan instansi terkait untuk segera merampungkan pekerjaan tol Semarang-Solo. Jika diperlukan, pekerjaan bisa dikebut agar sebelum Idul Fitri, tahun ini, ruas Semarang-Bawen bisa dilalui pengguna jalan,” kata Sasmito. (H86-71) (/) 
 
sumber :