javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Merry Chrismast and Happy New Year 2018

cari di blog ini

Minggu, 27 Januari 2013

Seksi II Tol Semarang-Solo Terbangun 66,33 Persen


Ilustrasi Pembangunan Jalan Tol Seksi 6 (foto : soklin)
Diharapkan sebelum Lebaran 2013 sudah bisa dioperasikan.

Semarang - PT Jasa Marga Tbk melalui anak usaha PT Trans Marga Jateng menyatakan penyelesaian konstruksi jalan tol Semarang-Solo seksi II Ungaran-Bawen sepanjang 11,99 kilometer (km) telah tercapai 66,33%. Adapun target penyelesaian konstruksi ruas tol ini pada Juni-Juli 2013 dan diharapkan dapat beroperasi sebelum Lebaran atau paling lambat September 2013.

"Kami targetkan sekitar Juni-Juli sudah selesai, sehingga bisa segera mendapatkan izin kelayakan operasi. Setelah itu operasionalisasinya sekitar September. Namun, kami berharap sebelum Lebaran sudah bisa beroperasi," ungkap Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga Tbk David Wijayatno di Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan ini.

Pembangunan konstruksi seksi II tol Semarang-Solo ini sudah dimulai sejak Januari 2012 yang terbagi empat paket pengerjaan, yakni paket III lanjutan sepanjang 3,1 km yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya, paket IV (3,9 km) dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan Tbk, paket V (3,8 km) oleh PT Adhi Karya Tbk, dan paket VI (4 km) oleh PT Waskita Karya.

Realisasi pengerjaan untuk paket III lanjutan sudah mencapai 100%, paket IV 61,74%, paket V 50,16%, dan paket VI 68,07%.

"Dengan demikian, sekitar 66,33% telah selesai dikonstruksi," tambah dia.

David menerangkan, konstruksi seksi II ini bisa dilaksanakan lantaran pengadaan tanah telah selesai 100% dari 133,51 hektare tanah yang dibebaskan. Area tersebut mencakup 1.507 bidang lahan, termasuk lahan milik PT Jati Kencana Beton yang saat ini dalam proses pembongkaran selama dua minggu.

Apabila ruas tol seksi II ini beroperasi diperkirakan sebanyak 30.000 kendaraan tiap hari dari Semarang ke Bawen akan melewati jalan bebas hambatan ini. Adapun waktu tempuh dapat dipersingkat menjadi sekitar 20 menit dibandingkan melewati jalan umum yang saat ini ditempuh dalam jam sibuk selama 1-1,5 jam.

"Saat ini dari Semarang-Ungaran ada sekitar 20.000 kendaraan yang lewat. Itu pun baru kendaraan kecil saja karena akses keluarnya relatif sempit untuk kendaraan besar," tutur David.

sumber :