javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Senin, 17 September 2012

Pembangunan Tol Semarang-Solo Seksi II terancam Molor

ilustrasi
JAKARTA (Pos Kota)-Proyek pembangunan jalan tol Semarang-Solo seksi II (ruas Ungaran-Bawen) terancam molor akibat kendala pembebasan lahan. Pihak Bina Marga Kementerian PU hanya bersedia mengganti lahan tersebut antara Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu/m2, sedangkan warga minta Rp 300 ribu/m2.

“Sebenarnya harga yang ditawarkan Bina Marga untuk lahan di lereng perbukitan itu sudah cukup tinggi,” kata seorang petugas PT Trans Marga Jateng (TMJ) pengelola tol ruas Semarang-Solo.

Pekerjaan tol Semarang-Solo Seksi II Ungaran-Bawen sepanjang 11,9 Km melewati kawasan perbukitan Lemah Ireng. Akibat banyaknya warga di daerah ini yang menolak nilai ganti rugi yang ditawarkan maka pembangunan menjadi tersendat.

Sementara itu Kepala Bagian Pengendali pelaksana Proyek Paket 4 dan 5 jinto Sirait mengatakan, jika seluruh proses pembebasan lahan berjalan lancar diharapkan ruas Ungaran-Bawen bisa diselesaikan Mei 2013. Karena itu dia mengharapkan masalah pembebasan lahan harus sudah diselesaikan Oktober 2012 ini.

Saat ini pembangunan tol Ungaran-Bawern terputus putus di sejumlah lokasi akibat lahannya belum dibebaskan. Ada sekitar 7,4 hektar lahan yang belum dibebaskan akibat belum ada kesepakatan harga.

“Pada ruas tol ini rencananya akan dibuat gerbang masing-maing di Banyumanik, Ungaran, dan Bawen,” tambah Jinto.

Sedangkan untuk keseluruhan ruas tol mulai Semarang hingga Solo diperkirakan selesai sekitar tahun 2014. Jika target ini selesai maka lalu lintas antara kedua kota akan bertambah lancar sehingga roda perekonomian semakin membaik.
sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar