javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Jumat, 11 Februari 2011

Hatta: Tak Mampu Garap Proyek Tol, Minggir!

Pemerintah berharap proyek pembangunan ke depan bisa dilakukan perusahaan nasional.

ilustrasi : proyek tol semarang-solo (foto : soklin)



VIVAnews - Pemerintah meminta perusahaan swasta yang sudah memperoleh kontrak pembangunan jalan tol maupun rel kereta api untuk 'minggir' jika tidak kunjung melaksanakan proyek tersebut.

"Swasta yang dapat komitmen bertahun-tahun dan tidak jalan, 'minggir' (saja). (Karena) kami mau bangun," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, di sela Retreat Bidang Perekonomian, di Istana Bogor, Jumat, 11 Februari 2011.

Menurut Hatta, proyek-proyek infrastruktur seperti jalan tol dan rel kereta api harus segera diselesaikan. Apalagi, jika proyek tersebut dilaksanakan di Jakarta yang selama ini telah menyebabkan 'stres' masyarakat.

Pemerintah berjanji akan segera mengurai sejumlah hambatan yang selama ini terjadi pada proyek-proyek infrastruktur berupa jalan tol dan rel kereta api. "Tidak boleh lagi, begitu masuk jalan tol ada hambatannya. Apa hambatannya kami pecahkan," kata Hatta.

Dia menambahkan, pemerintah berharap agar proyek pembangunan ke depan bisa dilakukan oleh perusahaan nasional terlebih dahulu. Pemerintah menilai perusahaan negara dan swasta nasional saat ini memiliki kemampuan jika diberikan kesempatan untuk membangun.

"Sebelum foreign direct investment masuk, kami ingin BUMN dan swasta juga masuk. Jika mampu dikerjakan nasional, kenapa diberikan kepada yang lain," kata Hatta. Meski demikian, menurut dia, keinginan tersebut bukan menunjukkan pemerintah bersikap diskriminatif. (sj)

BERITA TERKAIT

* Tol Cileunyi-Dawuan Ditender Juli Ini
* Jalan Tol Mangkrak Karena Mafia Tanah?
* 2011, Dua Tol Baru Beroperasi di Pulau Jawa
* 3 Ruas Tol Dibangun di Sekitar Bandung
* Ini Ruas Tol yang Siap Ditender di 2011 (II)
• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar