javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
INFO : REUNI AKBAR SMP N 2 SIMO BOYOLALI 2017 BULAN DESEMBER 2017....AYOO BERGABUNG (Info&Pendaftaran : 085727059929)

cari di blog ini

Rabu, 31 Mei 2017

Sambut Mudik, Jalan Tol Dijamin Fungsional Sepanjang 110 Km


Tol pantura siap dilalui pemudik tahun ini 

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan jalan tol bisa digunakan pemudik tahun ini dari Brebes Exit (Brexit) hingga Desa Gringsing, Weleri, Kabupaten Batang, Jawa Tengah sepanjang 110 kilometer.

"Saya pastikan tol fungsional dengan lean concrete (LC) setelah Brebes Timur sampai Weleri, Kabupaten Batang. Itu panjangnya 110 km dengan enam pintu keluar, dua ke jalan nasional pantura (pantai utara) dan empat ke jalur selatan," tegas Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Menurutnya, dengan kondisi itu maka rekayasa lalu lintas akan sangat mudah dan fleksibel jika menghadapi situasi kepadatan di jalur mudik tahun ini. Terlebih dari Pejagan ke arah Purwokerto ada tambahan empat jalan layang baru di lintas sebidang kereta api.

"Itu sangat signifikan karena di lintas sebidang itu dalam sehari ada 90 kali berhenti karena kereta api lewat dan jika saat mudik bisa bertambah jadi 97 kali. Kalau tiap kali berhenti lima menit berarti per hari delapan jam harus berhenti. Itu macetnya kemana-mana. H-10 besok, empat jalan layang itu beroperasi," imbuhnya.

Untuk kondisi jalan nasional di lintas Pejagan ke Purwokerto, Basuki juga memastikan sudah bagus. "Hanya saja untuk jalur selatan ada sedikit perbaikan di dua tempat di Wangon dan dekat Cilacap. Cilacap-Yogyakarta juga mantap," sambungnya.

Sementara untuk tol fungsional ruas Solo-Ngawi-Kertosono-Surabaya, Basuki menyebutkan sekitar 15 kilometer dari Solo ke arah Ngawi, keluar di Widodaren secara fungsional juga bisa dipakai untuk Lebaran tahun ini.

Kemudian untuk ruas Semarang-Solo, tol yang sudah bisa operasi dan siap untuk pemudik adalah sampai Salatiga saja, melengkapi dari Semarang-Ungaran, Ungaran-Bawen dan Bawen-Salatiga. (*)

sumber :
timesindonesia