javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
Marhaban Yaa Ramadhan...Selamat Menunaikan Puasa Ramadhan 1437 H

cari di blog ini

Memuat...

Jumat, 22 Agustus 2014

PU Tunggu Dana Pembebasan Lahan Jalan Tol

Masih butuh proses di Kementerian Keuangan.

Pembangunan jalan tol. [ilustrasi].(Antara/ Prasetyo Utomo)
VIVAnews - Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto, Jumat 22 Agustus 2014, masih menunggu penyelesaian Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) dari Kementerian Keuangan. Upaya itu dilakukan agar dana untuk pembebasan lahan bisa segera diberikan kepada proyek jalan tol yang membutuhkan. 

Djoko berharap dana tersebut bisa cair setelah Lebaran, sehingga bisa langsung disalurkan. "Tapi, memang butuh proses di Kementerian Keuangan," ujar Djoko kepada VIVAnews.

Menurut Djoko, tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain menunggu dana tersebut turun. Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga telah diminta menggunakan dana perusahaan terlebih dahulu untuk pembebasan lahan. 

Dalam hal ini, BUJT pun sudah setuju. Sebab, mereka sudah mendapatkan kepastian dana sebesar Rp1,6 triliun tersebut akan segera dicairkan. Djoko mengatakan, anggaran ini memang sudah masuk ke dalam APBN-P. 

"BUJT sudah tahu kalau dana itu turun akan langsung kami salurkan," kata dia. 

Sebelumnya, total realisasi penyerapan dana pembebasan lahan melalui land capping hingga akhir 2013 mencapai Rp2,52 triliun dari alokasi DIPA yang direvisi sebesar Rp4,56 triliun. Dengan demikian, sisa dana land capping sebesar Rp2,04 triliun akan dioptimalkan. 

“Sisa dana land capping yang belum diberi, nanti kami akan minta lagi. Tapi, kami optimalkan dulu dana yang ada sekarang ini,” imbuh Djoko.

Dari realisasi dana land capping 2013, sekitar Rp412,56 miliar diserap oleh proyek tol Depok-Antasari, disusul oleh tol Cinere-Jagorawi Rp205 miliar, dan tol Surabaya-Mojokerto Rp174,24 miliar. Sementara itu, sisanya diserap oleh tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2) Rp58,18 miliar, tol Semarang-Solo Rp32,72 miliar, tol Bogor Ring Road Rp29,14 miliar, tol Pejagaan-Pemalang Rp26,45 miliar, dan tol Gempol-Pasuruan Rp9,49 miliar. (art)

sumber :