javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Selasa, 26 Juni 2012

Perhutani Jateng Tagih Lahan Pengganti

SOLO--MICOM: Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah akan terus menagih tanah pengganti hutan yang dipergunakan untuk proyek pembangunan waduk Kedungombo maupun yang dipergunakan untuk merelokasi warga.

"Sudah belasan tahun kami menunggu, tapi sejauh ini tanah pengganti hutan Perhutani yang dipergunakan untuk kepentingan pembangunan waduk belum tuntas dan masih terkatung-katung. Banyak alasan yang dikemukakan pemerintah daerah (pemda) mengenai berlarut-larutnya tanah pengganti hutan seluas 138 hektare itu," ungkap pejabat humas Perhutani Unit I Jawa Tengah Isnaeni di sela-sela peninjauan lokasi di bumi perkemahan Sekip, Kalisara, Tawangmangu, Selasa (26/6).

Dia mempertanyakan pemda yang selalu berdalih panitia proyek pembangunan waduk sudah bubar dalam dialog dengan Perhutani. Ada tiga pemda yang wilayah mereka digunakan untuk pembangunan waduk Kedungombo, yaitu Boyolali, Sragen, dan Grobogan.

"Sering kami berdialog, baik dengan Pemkab Sragen maupun Boyolali, tapi ada-ada saja jawaban mereka. Malah ada yang bilang, panitia pembangunan waduk sudah lama bubar. Ini sungguh membuat kita penasaran," tandas Isnaeni.

Selain lahan yang digunakan untuk waduk Kedungombo, lanjut Isnaeni, penggantian lahan Perhutani yang dipakai untuk sejumlah proyek jalan juga belum tuntas. Salah satunya adalah lahan seluas 22,4 hektare di Penggaron, Ungaran, kabupaten Semarang yang dipakai untuk pembangunan jalan tol Semarang - Solo. (WJ/OL-16) 
 
sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar