javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Minggu, 09 Desember 2012

PROYEK TOL SOKER: Warga Solo Pertanyakan Kelanjutan Pembebasan Lahan

SOLO – Warga Kota Solo yang tanahnya bakal tergusur proyek jalan tol mempertanyakan kelanjutan kelanjutan proyek pembebasan lahan. Pasalnya, hingga kin baru terjadi satu kali pertemuan membahas hal itu.

Salah satu warga, Hadi Wijoyo, menyampaikan hingga kini pihaknya belum mendengar kabar adanya pertemuan terkait pembahasan nilai ganti-rugi atas tanah yang dibebaskan. “Belum ada selebaran apa-apa itu. Mungkin saja bisa pekan depan kalau ada pertemuan. Di sini justru kami mempertanyakan sebenarnya jadi atau tidak pembebasan itu,” katanya saat dijumpai Solopos.com di rumahnya, Sabtu (8/12/2012).

Dijelaskannya, selama ini warga mempertanyakan patok penanda tanah yang akan dibebaskan. Pasalnya, meski pengukuran sudah dilakukan namun hingga kini belum ada kejelasan terkait batas tanah yang bakal tergusur.

Hal itu membuat warga ragu-ragu untuk melakukan perbaikan rumahnya. “Contoh saja seperti saya. Niatan saya mau memperbaiki bagian talang di belakang rumah yang bocor. Ya terpaksa tidak kami benahi. Karena belum jelas patoknya dimana. Nanti setelah kami perbaiki tiba-tiba ada info terkait batas yang akan tergusur. Daripada muspro saya memperbaiki ya dibiarkan saja,” paparnya.

Lantaran hal itu warga mempertanyakan batas rumah yang akan dibebaskan. “Dipastikan saja seperti apa keputusan batasnya itu. Urusan uang itu belakangan,” ungkapnya.

Terkait selebaran kepada warga tentang besaran tanah yang dibebaskan, Hadi mengakui pihaknya pernah mendapati selebaran tersebut. Namun, lantaran tidak ada penanggung jawab serta instansi yang mengeluarkan surat itu, Hadi meragukannya.

Terpisah, Lurah Kadipiro, Sugeng Budi Prasetyo, menyampaikan pihaknya sudah memasang pengumuman terkait warga yang tergusur megaproyek itu. Selain menempel pengumuman di kantor kelurahan, Sugeng mengatakan melalui masing-masing ketua RT pihaknya sudah membagikan pengumuman tanah yang tergusur proyek jalan tol. 
 
sumber :

Sabtu, 08 Desember 2012

Ganti Rugi Tol Solo – Kertosono Cair Awal Tahun 2013

Solo – Pembayaran ganti rugi pembebasan lahan proye tol Solo – Kertosono di kelurahan Kadipiro, Banjarsari direalisasi tahun 2013. Di bulan Desember ini, Panitia Pengadaan Tanah (P2T) sedang menyelesaikan proses kelengkapan administratif 67 pemilik lahan tersebut.

Koordinator Sekretaris Pembantu P2T Pemkot Solo, Nunuk Marihastuti menjelaskan, dalam memproses kelengkapan syarat administratif calon penerima kompensasi masih mengalami kendala. “Ada beberapa pemilik sertifikat lahan yang masih sulit dihubungi,” katanya kepada wartawan, Sabtu (8/12).

Dirinya mengakui, lahan seluas 2,3 hektar yang terkena proyek jalan tol tersebut rata-rata merupakan lahan kosong tak berpenghuni. Sementara, pemilik sertifikat lahan banyak yang berada di luar kota Solo.

Kendala lain, ada sejumlah lahan yang telah diperjual belikan secara bawah tangan. Sedangkan nama penerima ganti rugi nantinya harus sesuai dengan yang tercantum di dalam sertifikat. “Kalau yang jual beli bawah tangan, biar mereka sendiri yang merundingkannya,” ungkapnya.

Pengumuman dari tim appraisal untuk nilai ganti rugi lahan akan disampaikan kepada warga pekan depan. Berapa nilainya sendiri saat ini dirinya belum mengetahui. Targetnya, Desember ini kesepakatan warga sudah selesai, sehingga pada awal tahun 2013 dana ganti rugi bisa dicairkan.
 
sumber :

WTP Bisa Diberdayakan di Rest Area

Ilustrasi
Tol Semarang-Solo : Pembebasan Lahan Lemah Ireng

PERMASALAHAN pembebasan lahan dalam pengerjaan proyek jalan tol Semarang-Solo seksi II Ungaran-Bawen, tepatnya di Lemah Ireng, Kecamatan Bawen tidak akan berkepanjangan apabila upaya persuasif dikedepankan.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi menyatakan, warga terkena proyek (WTP) Lemah Ireng sebenarnya bisa diberdayakan atau dilibatkan dalam rencana pembangunan rest area atau tempat peristirahatan di interchange atau pintu keluar jalan tol Bawen.

Hal ini bisa ditempuh menyusul alotnya proses pembebasan yang kini telah menyelesaikan eksekusi lahan. Dalam perkembangan persoalan tersebut, WTP tidak menghendaki angka pembebasan lahan yang telah ditentukan tim appraisal. Padahal, pelaksana proyek menyebutkan angka penetapan tim appraisal sudah termasuk tinggi. Hingga akhirnya, WTP berencana mengajukan gugatan pidana dan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Semarang.

Ganti Untung

Gugatan diajukan kepada TPT yang melakukan eksekusi lahan, sedangkan PT Adhi Karya digugat karena melakukan eksekusi lahan. Politikus PDIP ini menilai warga tidak seharusnya minta harga pembebasan lahan sak pol-pole, sehingga menyulitkan TPT untuk memenuhinya. Sebaliknya, TPT juga harus memberi ganti untung kepada warga.

”Uang yang diterima setidaknya bisa digunakan untuk membeli tanah yang lebih luas di lokasi yang hampir serupa dengan kondisi Lemah Ireng. Alternatif lain, WTP juga bisa dilibatkan dan diberdayakan di lokasi rest area, mungkin mereka bisa diberikan ruang untuk berjualan,” tandas Rukma yang juga Ketua Komisi D DPRD Jateng itu.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Sasmito menyatakan, gugatan yang hendak diajukan merupakan hak WTP Lemah Ireng. Meski demikian, politikus Partai Golkar itu menilai, proses hukum maupun pembangunan fisik dalam pengerjaan proyek tol harus tetap berjalan.

Sebab, jalan tol ini merupakan kepentingan umum. Diharapkan, jalan tol Ungaran-Bawen ini bisa diselesaikan pertengahan tahun 2013, sehingga nantinya bisa difungsikan untuk arus mudik dan balik Lebaran. (Royce Wijaya SP, Anton Sudibyo-71)
 
sumber :

Tiga Proyek Pencakar Langit RI

Tiga menara baru ini akan menjadi kebanggaan Indonesia.

Maket The Signature Tower Complex-SCBD (Dok: PT Danayasa Arthatama )

VIVAnews - Berbagai perusahaan Indonesia, baik BUMN maupun swasta, berlomba-lomba membangun menara pencakar langit dan akan menjadi ciri khas. Tercatat, ada tiga menara baru yang bakal menjadi kebanggaan Indonesia.

Satu dari tiga gedung tersebut, bahkan digadang-gadang menjadi gedung tertinggi kelima di dunia, mengalahkan Petronas Tower, gedung kebanggaan masyarakat Malaysia. Berikut rincian tiga gedung calon pencakar langit Indonesia:

1. Signature Tower
ilustrasi
Pengusaha nasional, Tomy Winata pertengahan 2012 lalu membuat gebrakan baru dengan membangun Signature Tower, gedung setinggi 638 meter dengan 111 lantai. Pencakar langit ini bakal menjadi gedung perkantoran dan hotel mewah. Lokasinya tepat di tengah Sudirman Central Business District (SCBD) atau kawasan bisnis terpadu seluas lebih kurang 45 hektare yang terletak di jantung kota Jakarta.

Bos Artha Graha ini menginginkan Signature Tower mulai dibangun pada 2012 dan selesai dalam lima tahun. Pembangunan ini diperkirakan menelan biaya US$2 miliar atau sekitar Rp18,5 triliun. Dalam membangun proyek prestisius ini, Artha Graha Network melalui anak usahanya, PT Danayasa Arthatama Tbk, menggandeng MGM Hospitality di Las Vegas, Amerika Serikat.

Menara ini dirancang konsultan-konsultan dalam dan luar negeri berkelas dunia dan berpengalaman dalam pembangunan gedung-gedung mega-tinggi. Artha Graha menggandeng Smallwood, Reynolds, Stewart, Stewart & Associates, sebuah firma arsitektur ternama dari Atlanta, AS.

Rancangan bangunan Signature Tower terinspirasi dari keindahan alam, kekayaan dan keragaman budaya Indonesia, serta perkasanya kepak sayap burung Garuda sebagai simbol negara Indonesia.

Jika merujuk daftar 100 gedung tertinggi di dunia yang dikeluarkan Council of Tall Buildings and Urban Habitat, Illinois Institute of Technology, Chicago, AS, Signature Tower akan menjadi gedung tertinggi kelima dunia. Tentu saja akan mengalahkan Petronas Tower di Kuala Lumpur, Malaysia, yang hanya memiliki ketinggian 452 meter dengan jumlah lantai 88.

2. Telkom Tower
ilustrasi
Selain itu, ada juga PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang akan membangun gedung baru yang menelan biaya sekitar Rp1 triliun. Gedung itu dibangun oleh anak usaha Telkom, PT Graha Sarana Duta.

Gedung tertinggi Telkom itu rencananya terbagi atas tiga bangunan, dengan salah satunya memiliki 50 lantai. Dua bangunan lain adalah gedung lama Telkom yang akan direnovasi dan satu gedung baru dengan tinggi di bawah 50 lantai.

Telkom beralasan pembangunan gedung baru tersebut akan lebih efisien. Selama ini, masih banyak anak perusahaan Telkom yang masih menempati gedung milik perusahaan lain dengan sistem sewa. Telkom mentargetkan pembangunan salah satu tower selesai pada 2013 dan sisanya 2014.

3. Pertamina Tower

ilustrasi
Yang terbaru adalah pembangunan Pertamina Tower setinggi 400 meter dan 80 lantai. Pembangunan Pertamina Tower akan menelan biaya US$850 juta. Presiden telah menginstruksikan kepada direksi Pertamina untuk segera membangun dan merampungkan Pertamina Tower dalam 18 bulan.

Pertamina Tower terletak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pertamina Tower dibangun, karena kantor pusat Pertamina saat ini dalam kawasan ring satu Istana Negara, sehingga mau tidak mau perseroan harus pindah ke lokasi lain. Ring satu hanya diperkenankan untuk kantor pemerintah atau lembaga negara, tidak diperkenankan untuk bisnis.

Pertamina juga telah mengeluarkan gedung kantor Pertamina pusat yang terletak di dekat stasiun Gambir dan masjid Istiqlal ini dalam aset Pertamina dan diserahkan kepada aset negara.

Sama seperti Telkom, Pertamina Tower akan menyatukan seluruh anak perusahaan Pertamina. Hal ini akan menjadi kerja Pertamina lebih efisien dan anak perusahaan Pertamina tidak perlu lagi menyewa kantor. (asp)
sumber :
viva 

Dahlan: Istaka Karya Akan Bangkit Kembali

Jakarta (Kabarbumn.com) - PT Istaka Karya adalah salah satu BUMN yang tadinya sudah mau ditutup. Bahkan para krediturnya sudah memailitkannya. Namun setelah mengajukan PK pada akhir 2011, Mahkamah Agung (MA) mengabulkannya, maka Istaka tidak jadi bangkrut atau tak pailit. Istaka telah lolos dari pailit setelah 80,6 persen kreditur menyetujui proposal .

“Hutangnya itu Rp 600 miliar dan udah spakat lunas dalam waktu 5 tahun. Itu bisa karena dalam beberapa proyek di PON, Istaka merupakan salah satu kontraktor yang menghasilkan bangunan paling baik,” ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan usai Rakor BUMN di Kantor Pusat PT Waskita Karya, Selasa (4/12/2012).

ilustrasi

Kin upaya negosiasi dengan para kreditur terus dilakukan. Beberapa kesepakatan pun akhirnya di teken. “Di antaranya untuk sementara utang-piutang Istaka Karya dijadwalkan ulang pembayarannya dan akan dikonversi menjadi saham nonvoting,” tambah Dahlan .

Jadi, tambah Dahlan, para kreditor akan mempunyai saham namun tidak mempunyai hak voting. Manajemen juga akan melakukan pembelian saham kembali secara perlahan.

“Istaka Karya akan mendapatkan injeksi dana dari PT Waskita Karya senilai Rp 60 miliar,” pungkas Dahlan.(Firman/mon) 
 
sumber :

PROYEK TOL SOKER: GP3A Ancam Pembongkaran Irigasi

BOYOLALI – Gabungan Perkumpulan Petani Pengguna Air (GP3A) Waduk Cengklik, masih menunggu keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dalam mengkaji desain irigasi tol Solo-Kertosono (Soker) yang mereka nilai tak sesuai. Meskipun demikian, GP3A Waduk Cengklik menyiapkan ancaman bilamana masalah irigasi mereka tak diperhatikan.

“Kami inginnya sama-sama jalan. Jika nanti selesai proyek, saluran tak dijalankan sesuai ketentuan ya kami minta tol juga tak dioperasikan,” tegas Ketua GP3A Waduk Cengklik, Samidi saat ditemui Solopos.com, Jumat (7/12/2012).

Dia mengatakan mestinya dalam proses perencanaan saluran air tol itu terdapat kesepatakan lebih dulu antara Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Satuan Kerja (Satker) Tol Soker. Samidi mengaku telah menyampaikan hal itu dalam rapat bersama pihak terkait di Semarang, dua pekan lalu. Dalam hal itu, dibahas soal kesesuaian desain irigasi tol dengan desain irigasi sebelumnya, salah satunya di Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

Ancaman itu, lanjut dia, bukan tak berdasar. Selain berbekal ketentuan, dia menganggap kepentingan petani dan proyek tol itu sama berbobotnya.

Menurutnya, sawah irigasi teknis di sekitar tol, Kecamatan Ngemplak, merupakan bagian penyangga pangan. Dia mengungkapkan beban petani di wilayah itu bukan semata-mata menjadi dasar tunggal.

“Beban petani di sawah irigasi teknis sudah berbeda, pajak bumi dan bangunan pun beda nilainya. Itu juga perlu dicatat,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Samidi menganggap Satker Tol Kertosono menjadi pihak yang kena getah. Dia berharap petugas perencanaan proyek itu mau bertanggung jawab.

Sementara, Satker Tol Soker belum memberikan tanggapan mengenai hal itu. Belum jelas pula perkembangan kabar mengenai nasib keluhan petani itu pasca paparan peninjauan kesesuaian desain irigasi sebelum dan setelah proyek tol berlangsung.

Kepala Satker Tol Soker, Brawijaya pun belum bisa ditemui saat Solopos.com mencoba berkunjung di kantornya di wilayah Manahan, Solo, Jumat. 
 
sumber :

Jumat, 07 Desember 2012

Cuaca Tak Mendukung, Proyek Tol Ungaran-Bawen Terus Jalan

proyek tol Ungaran-Bawen
Semarang – Proyek pengerjaan jalan tol Ungaran-Bawen akan terus dikerjakan meski saat ini cuaca kurang mendukung karena didominasi curah hujan yang tinggi.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Bina Marga Jawa Tengah, Danang Atmodjo. Dia menjelaskan jika jalan tol seksi Ungaran-Bawen diharapkan selesai dikerjakan pada tahun 2013 mendatang, dan Lebaran tahun depan dapat digunakan. Oleh karena itu, sekarang ini proyek tetap berjalan meski hujan hampir setiap hari turun.

“Sampai dengan saat ini tidak ada kendala berarti,dalam pengerjaan jalan tol sepanjang 11 kilometer tersebut. Bahkan,cuaca saat ini yang kurang mendukung juga tidak menjadi halangan. Sebab,semua sudah dikerjakan sesuai jadwal dan pengerjaan yang tepat”, ungkap Danang Atmojo yang sekaligus menjadi Komisaris PT Trans Marga Jateng.

Danang menambahkan, sambil membangun jalan tol Ungaran-Bawen, tim juga bergerak untuk ruas selanjutnya,dari Bawen ke Solo sejauh 50 kilometer. Meskipun belum ada kejelasan terkait pembebasan lahan, dirinya menargetkan pada 2014 mendatang, jalan tol Semarang-Solo siap dioperasikan. Nantinya, seksi Bawen-Solo akan dibagi menjadi seksi Bawen-Salatiga, Salatiga-Boyolali, dan Boyolali-Solo. (ris/jak)
 
sumber :

Ini Dia BUMN Terbaik 2012

Menteri BUMN Dahlan Iskan
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri BUMN Dahlan Iskan semalam mengumumkan penganugerahan BUMN Awards 2012. Ajang ini mengapresiasi perusahaan BUMN untuk menjadi yang terbaik di antara 141 perusahaan BUMN yang ada.

Acara tersebut diadakan di Hotel Four Seasons Jakarta, Kamis (6/12/2012), oleh majalah internal BUMN Track. Dari 141 perusahaan BUMN yang ada, ada 11 kategori yang diberikan. Sebanyak 5 kategori untuk CEO BUMN Terinovatif dan anugerah BUMN Terbaik.

Berikut BUMN terbaik di tiap-tiap kategorinya:
1. Kategori Inovasi Manajemen Terbaik diraih oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero)
2. Kategori Inovasi SDM BUMN Terbaik diraih oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
3. Kategori Inovasi GCG BUMN Tbk Terbaik diraih oleh PT Bank Negara Indonesia Tbk
4. Kategori BUMN Non-Tbk Terbaik diraih oleh PT Jamsostek (Persero)
5. Kategori Inovasi Invensi Teknologi BUMN Terbaik diraih oleh PT Batan Teknologi (Persero)
6. Kategori Inovasi Aplikasi Teknologi BUMN Terbaik diraih oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
7. Kategori Inovasi Produk Manufaktur BUMN Terbaik diraih oleh PT Bio Farma (Persero)
8. Kategori Inovasi Produk Agrikultur BUMN Terbaik diraih oleh PT Perkebunan Nusantara IV
9. Kategori Inovasi Produk Jasa BUMN Terbaik diraih oleh PT Pos Indonesia (Persero)
10. Kategori Inovasi Bisnis Global BUMN Terbaik diraih oleh PT Pertamina (Persero)
11. Kategori Inovasi Pelayanan Publik BUMN Terbaik diraih oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Untuk kategori CEO BUMN Inovatif terbaik diraih oleh Direktur Utama PT Telkom (Persero) Tbk Arief Yahya, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Emirsyah Satar, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan, dan Direktur Utama PT Indonesia Port Corporation (Persero) RJ Lino. Adapun BUMN Inovatif terbaik Best of the Best diraih oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).

sumber :
kompas 

Dahlan Iskan Bangkitkan 5 BUMN "Mati Suri"

Menteri BUMN Dahlan Iskan
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN cukup berbangga dengan prestasi anak usahanya. Kali ini dia berhasil menyelamatkan 5 perusahaan yang sudah hampir mati.

"Ada beberapa BUMN yang sebenarnya sudah dinyatakan jadi mayat, tapi belum dikubur. Ini direstrukturisasi. Bisa hidup lagi," kata Dahlan saat memberikan sambutan di BUMN Track Awards 2012 di Hotel Four Seasons Jakarta, Kamis malam (6/12/2012).

Pertama, PT Istaka Karya. BUMN konstruksi ini memiliki sejumlah kasus dengan beberapa krediturnya. Kreditur ini menuntut akan mempailitkan Istaka Karya. "Beruntung yang mempailitkan itu mengajak damai. Ternyata tuntutan itu hanya gertakan. Saya juga cuek saja waktu Istaka Karya mau dipailitkan. Kalau mau mati ya mati saja," tambahnya.

Ternyata, perusahaan yang mempailitkan Istaka Karya adalah PT Waskita Karya. Pihaknya mau berdamai dengan menyuntikkan dana Rp 70-80 miliar. Sebagai imbal baliknya, Waskita memiliki 51 persen saham Istaka Karya. Dana hasil suntikan dari Waskita Karya tersebut akan dibayarkan Istaka Karya kepada para kreditur lain.

Sementara sisa saham Istaka Karya sebesar 49 persen akan dimiliki oleh kredit konkuren. Ternyata Istaka Karya punya utang kepada kredit konkuren senilai Rp 385,58 miliar. Utang ini akan diselesaikan kemudian. "Ini akan diselesaikan dalam 5 tahun ke depan," tambahnya.

Kedua, PT Waskita Karya. BUMN Konstruksi ini akan melakukan penawaran saham perdana (IPO) pada 12 Desember mendatang setelah 7 bulan masuk restrukturisasi dari PT Perusahaan Pengelola Aset Persero (PPA).

"Waskita ini sebelumnya memiliki beban utang yang berat. Setelah IPO, dia akan punya uang Rp 1,1 triliun. Saya minta utangnya tidak dibayar dulu, tapi untuk ekspansi. Tapi saya minta utangnya ya tetap dibayar," ucap Dahlan.

Ketiga, PT Djakarta Lloyd. Dahlan sempat mengungkapkan PT Djakarta Lloyd (Persero) terlilit utang. Bahkan perusahaan pelayaran itu bersengketa dalam perkara hukum. Selama tiga tahun terakhir, Djakarta Lloyd mengalami kerugian.

Sejak 2006, perusahaan pelat merah itu merugi Rp 1,1 triliun. Utang perusahaan terus bertambah hingga Rp 1,7 triliun. Jika digabungkan dengan penambahan utang subsidiary loan agreement (SLA), utangnya mencapai Rp 3,58 triliun.

"Pada waktu itu ada keputusan agar tidak usah dihidupkan. Tapi kan masih ada karyawan yang tidak bisa tidak digaji," kata Dahlan.

Oleh karena itu, Dahlan sempat memberikan proyek pengangkutan batu bara dari Tarakan ke Sibolga dengan menggunakan kapal Jepang. "Itu agar ada pemasukan untuk membayar gaji karyawan sambil menunggu likuidasi. Kalau dilikuidasi pun kan harus ada pesangon," ujar dia.

Ternyata, setelah mengganti direksinya, sebut Dahlan, Direktur utamanya itu teliti dalam soal berkas-berkas, dokumen yang menunjukkan perseroan memiliki utang segunung itu tidak ada.

"Ternyata Rp 3,8 triliun itu bukan utang. Saya baru terima laporan dari direksi. Oleh karena itu perseroan akan dihidupkan," jelasnya sambil tersenyum.

Kini, Dahlan memutuskan agar Djakarta Llyoid dijadikan anak usaha PT Pupuk Indonesia. Tujuannya agar perseroan bisa mengembangkan usaha pupuk dengan sistem distribusi yang baik yang dimiliki Djakarta Lloyd.

Keempat, Perum Badan Usaha Logistik (Bulog). Kebetulan kemarin siang Dahlan menerima kabar dari direksinya bahwa perseroan kini sudah bisa melakukan pengadaan beras.

"Ini merupakan pengadaan beras terbesar dalam sejarah Bulog, mencapai 3,65 juta ton beras. Meski Bulog harus rugi," kata Dahlan.

Kelima, PT Kertas Leces. BUMN Kertas ini memiliki sejumlah masalah krusial khususnya tidak beroperasinya perusahaan karena tidak adanya pesanan. Selama dua tahun, karyawannya terpaksa menganggur dan terpaksa tidak digaji.

"Dua hari lalu saya ke Surabaya menemui karyawannya. Saya juga menangis. Mulai bulan ini mereka ternyata sudah bisa gajian karena mereka sudah mendapat order barang dari Nias dan Jepang," katanya.

Baca juga:
Ini Dia BUMN Terbaik 2012
Jadi BUMN Terbaik, KAI Ngaku Kerja Mati-Matian
PT KAI Terpilih sebagai BUMN Terbaik
Karyawan Leces Akhirnya Digaji, Dahlan Terharu
sumber :

Kena Dampak Proyek Tol, Kantor Desa Sawahan Rusak

Pembatas ruangan di Kantor Desa Sawahan, Ngemplak, Kamis (6/12/2012), disangga 
bambu. Sejumlah prasarana di kantor itu rusak akibat terkena dampak getaran dari proyek tol 
(Oriza Vilosa/JIBI/SOLOPOS)
BOYOLALI–Sejumlah prasarana di Kantor Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali rusak akibat terkena getaran proyek tol Solo-Kertosono.

Petugas kontraktor proyek itu, Kamis (6/12/2012), sanggup membenahi kerusakan mulai Jumat (7/12/2012).

Berdasarkan pantauan Solopos.com, kerusakan itu salah satunya terjadi pada pembatas ruangan. Pembatas itu berbahan kaca yang terbingakai alumunium. Pembatas ruangan sepanjang sekitar lima meter dan setinggi tiga meter itu diganjal dengan sejumlah bambu.

Hal itu dilakukan lantaran perangkat takut bangunan tersebut roboh. Selain itu, sejumlah lis eternit di sekitar ruangan Kades Sawahan juga terlihat terlepas.

Kades Sawahan, Lasimin kepada Solopos.com, Kamis, mengaku aktivitas pelayanan di kantornya sering terganggu oleh aktivitas proyek. Gangguan itu salah satunya adalah getaran meja saat perangkat desa menjalankan tugas. Lantaran hal itu, dia mengundang pelaksana proyek. Beruntung pelaksana proyek dari PT Adhi Karya memenuhi undangannya.

“Ya kami nilai komunikasi pelaksana proyek dan sejumlah warga dan perangkat di sini baik. Tadi kami sampaikan, [kerusakan] mau mulai dibenahi atau menunggu nanti-nanti,” ujar salah satu mandor PT Adhi Karya yang menggarap jalur keluar masuk Tol Solo-Kertosono (Soker), Aryo kepada Solopos.com seusai pertemuannya dengan Lasimin.

Dia mengakui kerusakan itu diakibatkan lokasi Kantor Desa Sawahan yang terlalu dekat dari lokasi proyek. Pantauan Solopos.com, jalur keluar masuk Tol Soker ke wilayah Solo itu hanya berjarak sekitar tujuh meter dari Kantor Desa Sawahan.

“Kami sudah datangkan petugas untuk menghitung perbaikan, nanti mulai dari kerpus yang dilihat bisa membuat atap bocor,” imbuhnya.

Baca Juga:
DAMPAK PROYEK TOL SOLO-KERTOSONO
DISANGGA BAMBU
TOL SOLO-KERTOSONO: Proyek Jalan Tol Tutupi Saluran Irigasi di Lima Desa
GROPYOKAN TIKUS
PROYEK TOL SOLO-KERTOSONO: Pembebasan Lahan Terganjal SPPT-PBB
sumber :