javascript:void(0)

your direction from here


View tol semarang ungaran in a larger map
happy chinese New Year 2021

cari di blog ini

Rabu, 04 Januari 2012

KASUS PAILIT: Istaka Karya ajukan banding

JAKARTA: Kuasa hukum PT. Istaka Karya mengajukan kasasi atas penolakan pengesahan proposal perdamaian dengan Japan Asia Investment Company (JAIC) Indonesia dan kreditur lainnya.

"Paling lambat sebelum 6 Januari 2012, PT Istaka Karya mengajukan keberatan atas penolakan pengesahan proposal perdamaian yang diputuskan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," ungkap Taufik Hais, Kuasa hukum PT. Istaka Karya, kepada Bisnis hari ini.

Taufik menjelaskam seluruh kreditur dam JAIC yang terkait dengan utang PT Istaka Karya telah membuat kesepakatan perdamaian yang merujuk pada proposal perdamaian yang telah disetujui semua pihak dalam siding kepailitan tersebut.

"Rencana perdamaian itu telah disetujui para kreditur, tapi majelis hakim menolak mengesah proposalnya," katanya.

Namun demikian, lanjut Taufik, PT Istaka Karya tetap memiliki komitmen dengan rencana perdamaian yang telah disepakati semua pihak tersebut.

"Kami tetap pada rencana perdamaian terdahulu dan beritikad baik menyelesaikan kewajiban yang telah disepakati."

Kuasa hukum PT JAIC, Tony Budidjaya, mengatakan penolakan proposal perdamaian yang diputuskan majelis hakim.

"Konsekuensinya, proposal perdamaian itu batal dan PT Istaka Karya berkewajiban mengembalikan kewajiban utang sebelum ada rencana kesepakatan perdamaian tersebut," katanya.

Putusan majelis hakim itu, lanjut Tony, telah mementahkan rencana perdamaian yang dibuat semua pihak. "Merujuk pada Pasal 178 Undang-Undang Kepailitan, artinya PT Istaka Karya dalam posisi linsolvensi, sehingga dapat dilakukan likuidasi." (sut) 

sumber :

Pembangunan Jalan Tak Berpihak kepada Rakyat

SEMARANG, KOMPAS.com — Pengembangan infrastruktur, terutama jalan, tidak berpihak kepada kepentingan rakyat kecil. Pemerintah, termasuk kepala daerah, lebih memilih pembuatan jalan tol yang hanya untuk kepentingan orang-orang yang punya modal kapital besar.

Sedangkan rakyat kecil dibiarkan merana, tidak terakomodasi sarana transportasi, dan banyak yang mati sia-sia akibat kecelakaan saat mengendarai sepeda motor. Kondisi ini akan terus berlangsung dari tahun ke tahun.

Penilaian itu disampaikan pengamat transportasi pada Laboratorium Penelitian Transportasi Universitas Katolik Soegiyapranata Semarang, Djoko Setijowarno, menanggapi laporan data kecelakaan lalu lintas sepanjang 2011 oleh Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Didiek S Triwidodo.

Dalam laporannya awal 2012, Didiek mengatakan, sepanjang 2011 terdapat 19.839 kejadian kecelakaan lalu lintas atau naik dibandingkan tahun 2010, sebanyak 4.482 orang meninggal, 2.587 orang luka berat, dan 25.172 orang luka ringan.

Laporan itu juga menunjukkan, korban meninggal dunia adalah pekerja atau usia produktif, yakni karyawan/wiraswasta sebanyak 20.758, mahasiswa/pelajar 5.252 orang, serta profesi lain-lain sebanyak 1.625 orang.

Kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan adalah sepeda motor 23.216, mobil barang 3.491 unit, serta mobil penumpang 2.495 unit.

Djoko Setijowarno mengatakan, kunci pengembangan infrastruktur, baik di perkotaan maupun pedesaan, adalah penyediaan sarana transportasi massal yang murah serta pengembangan jalan yang memadai dan bagus seimbang dengan jumlah pertumbuhan kendaraan bermotor.

Selama ini yang terjadi pemerintah melakukan pembiaran atas kesulitan rakyat kecil atas moda transportasi yang setiap hari dibutuhkan untuk mengantarkan mereka dari rumah ke tempat aktivitas, seperti kerja, belanja, dan sekolah. Karena transportasinya jelek, akhirnya rakyat memilih menggunakan sepeda motor sebagai transportasi mandiri yang lebih murah dan cepat.

Pada posisi demikian, lalu lintas makin semrawut karena pengembangan sarana jalan pun stagnan. Pemerintah tidak fokus dalam memperlebar jalan, memberi jalur khusus untuk pengendara sepeda motor yang ujungnya kecelakaan banyak menimpa pengendara motor.

Pemerintah lebih memilih pengembangan jalan tol. Di Jateng, misalnya, proyek jalan Trans Jawa mulai dari Brebes-Batang-Semarang menjadi proyek ambisius demi kepentingan pemodal. Begitu pula dengan proyek jalan tol Semarang-Bawen-Solo yang tidak akan pernah bisa dinikmati rakyat kecil yang hanya mampu mengendarai sepeda motor.”Kalau di Malaysia, sudah ada jalan tol atau jalan arteri yang punya jalur khusus sepeda motor. Kita tidak pernah memikirkan hal itu karena rakyat kecil tidak bisa memberi komisi dalam bentuk apa pun untuk kontribusi para pejabat publik yang tidak berpihak kepada rakyat,” ujar Djoko. 
 
sumber :

Selasa, 03 Januari 2012

Hari ini, Cuaca Semarang Diperkirakan Berawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Cuaca di Kota Semarang, Selasa (3/1), diperkirakan cerah berawan. Dari Situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kecepatan angin yang bertiup berkisar antara 5-25 km/jam dengan suhu 26 - 31 derajat celcius. Sementara kelembaban udara di sekitar Semarang berkisar antara 64 - 91 persen.

Namun, hari ini juga berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan di Semarang. Sementara di daerah lain seperti wilayah Jepara, Pati, Blora, Cilacap, Purworejo, Kulon Progo, Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunung Kidul, Solo dan Wonogiri, cuaca pada umumnya berawan. Kecepatan arah angin dari Selatan hingga Barat berkisar antara 5-25km/jam dengan suhu 25 - 31 derajat celcius dan kelembaban udara 64 - 93 persen.

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, menurut BMKG, diprediksi akan mengguyur daerah Tegal, Pekalongan, Ungaran, Magelang, Banjarnegara, Banyumas dan Karang Anyar. Arah angin dari Selatan ke Barat berkecepatan 25 km/jam, dengan suhu 23 - 30 derajat celcius dan kelembaban udara 64 - 95 persen.
 
sumber :

Senin, 02 Januari 2012

Bangkitnya proyek jalan tol mangkrak

Ada beberapa kabar baik yang muncul di sektor infrastruktur selama 2011. Target-target capaian pemerintah satu per satu mulai menunjukkan kemajuan walaupun tidak semuanya terealisasi sesuai dengan harapan.

Namun, capaian ini cukup bisa diapresiasi mengingat selama tahun sebelumnya upaya percepatan pembangunan infrastruktur dinilai masih mandek, dengan gagalnya realisasi sebagian besar proyek yang direncanakan. Namun, setahun ini, pasar infrastruktur tampak mulai menghangat.

Jika ditarik mundur ke belakang, letup-letup menghangatnya bidang yang berkaitan erat dengan pembangunan ini, yakni ketika pemerintah mulai menawarkan setidaknya empat proyek berskema public private partnership (PPP) dari rencana semula 16 proyek senilai US$ 32,36 miliar.

Proyek-proyek yang sukses dilego ke pasaran itu adalah, PLTU Jawa Tengah senilai Rp 30 triliun, sistem penyediaan air minum (SPAM) Umbualn Jawa Timur senilai Rp 3 triliun, proyek pengembangan Pelabuhan Kalibaru di Jakarta Rp 11,7 triliun, pembangunan rel kereta api batu bara Puruk Cahu, Kalteng senilai US$ 2,5 miliar, dan proyek SPAM Way Rilau Bandar Lampung senilai Rp 500 miliar.

Bahkan, tiga dari proyek itu, kecuali air Umbulan dan Pelabuhan Kalibaru, dipastikan mendapat jaminan finansial dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, sebagai kepastian investasi bagi penanam modal.

Meski demikian, kelima proyek itu sampai saat ini nasibnya baru memasuki tahap pelelangan.

Kemudian, tahun ini juga pemerintah terlihat mulai serius menggarap perencanaan pengembangan enam koridor ekonomi nasional, yang dituangkan dalam program masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dengan nilai investasi sekitar Rp 4.000 triliun.

Dari 24 ruas itu, hingga saat ini sudah 22 ruas yang menuangkan kesepakatan kelanjutan proyek dengan menandatangani kembali perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) dengan BPJT, di mana tiga di antaranya sudah melaksanakan konstruksi seperti ruas JORR W2, Ungaran-Bawean, dan Cikampek-Palimanan Seksi Satu.

Adapun amendemen PPJT dua proyek lainnya yakni ruas Semarang-Solo sepanjang 75,70 kilometer dan Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer baru akan ditandatangani tahun depan.

Kepala BPJT Ahmad Ghani Gazaly mengakui ini merupakan keterlambatan dari rencana semula, di mana semula ditargetkan 24 ruas bisa disepakati amendemennya tahun ini juga.
Sumber :
tender-indonesia

Jasa Marga Tambah Gerbang Tol

PERBAIKAN LAYANAN

JAKARTA (Suara Karya): PT Jasa Marga Tbk menyatakan, pihaknya telah menambahan dua lajur sepanjang 600 meter sebelum dan sesudah pintu Gerbang Tol (GT) Cimanggis Utama. Selain itu juga dilakukan penambahan GT dari 23 menjadi 25 gerbang. Dengan adanya penambahan itu, antrean kendaraan pada GT Cimanggis Utama kini tidak lebih dari 300 meter. 
 
"Sebelum adanya pelebaran lajur, kita akui kemacetan pada GT bisa mencapai 5-6 km pada jam-jam sibuk. Meski demikian, kita juga mengimbau kepada pengguna jalan agar patuh pada aturan, yaitu bagi kendaraan berat hendaknya menggunakan GT yang lurus dan kendaraan kecil pada GT yang serong. Ini demi kelancaraan pengendara jalan tol sendiri," kata Direktur Operasional PT Jasa Marga Adityawarman di sela-sela acara Tahun Baru 2012 bersama seluruh karyawan PT Jasa Marga Tbk di Jakarta, Sabtu (31/12) tengah malam. 
 
Menurut Adit, perseroan juga telah melakukan pelebaran pada lajur TMII-Cibinong dengan dana senilai Rp 130 miliar. "Kita senantiasa berusaha untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan tol," ujarnya. 
 
Pada 2012 ini, lanjut dia, pihaknya akan berusaha agar antrian pada seluruh GT tidak lebih dari 5 kendaraan. Meski diakuinya hal tersebut sulit dilakuka,n terlebih pada GT utama Jabotabek namun berbagai upaya akan terus dilakukan PT Jasa Marga untuk meningkatkan pelayanannya. 
 
Selain melakukan pelebaran pada lajur Tol Cimanggis Utama, Adit mengatakan, pada 2012, PT Jasa Marga juga akan melakukan pelebaran lajur pada beberapa ruas jalan tol, yaitu pelebaran lajur pada Jalan Tol Padalarang-Buah Batu dan Cibinong-Sentul. Untuk Cibinong-Sentul sepanjang 10 km, saat ini pelaksanaan tender tengah berjalan dengan dana sekitar Rp 40-50 miliar. 
 
Sedangkan untuk Padalarang-Buah batu sepanjang 16 km, pelaksanaan tender akan dilakukan pada 2012, dan diharapkan pekerjaan konstruksi akan selesai dipertengahan tahun 2012 atau sebelum Lebaran. 
 
Dia menambahkan, pada 2012 ini, perseroan juga akan melakukan perbaikan pada semua gardu tol yang ada. Sebab, prototipe saat ini tengah dibuat dan perseroan telah menyiapkan anggaran senilai Rp 50 miliar untuk perbaikan semua gardu-gardu tersebut. 
 
Di samping itu, operator jalan tol tersebut akan mengalokasikan belanja modal 2012 sebesar Rp 7,7 triliun. Dana itu untuk konstruksi jalan tol baru dan kegiatan operasional jalan tol yang dikonsesi oleh Jasa Marga. Direktur Keuangan Jasa Marga Reynaldi Hermansjah mengatakan, dana Rp 7,7 triliun akan dialokasikan untuk kegiatan operasional jalan tol sebesar Rp 1,4 triliun dan konstruksi jalan tol baru sebesar Rp 6,3 triliun. 
 
Pengembangan jalan tol baru yang bakal dilakukan Jasa Marga yaitu di 9 ruas yakni Bogor Ring Road tahap II, Gempol-Pasuruan, Semarang-Solo seksi Ungaran-Bawen, Surabaya-Mojokerto, Gempol-Pandaan, Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, JORR W2 Utara (Ulujami-Kebon Jeruk), Serpong-Kunciran, dan Kunciran-Cengkareng. 
 
Dia menambahkan, operator tol pelat merah itu memang telah menetapkan 2012 dan 2013 sebagai tahun konstruksi perusahaan. Pembangunan sembilan ruas tol sepanjang 215 kilometer itu diperkirakan membutuhkan investasi sebesar Rp 25 triliun selama dua tahun ke depan. 
 
Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis Jasa Marga Abdul Hadi mengatakan, pihaknya akan mengikuti sejumlah tender proyek tol baru pada 2012 ini, antara lain ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi dan ruas Pandaan-Malang. (Novi) 
 
sumber :

Kendaraan Padat, Akses Keluar Tol Dipecah

SEMARANG – Untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan di pertigaan Jalan Letjen Soeprapto-Jalan Diponegoro (depan DPRD Kabupaten Semarang), Satuan Lalu Lintas Polres Semarang kemarin memecah arus lalu lintas.

Kendaraan pribadi yang baru keluar dari tol Semarang- Ungaran, diarahkan melewati Jalan S Parman menuju ke pertigaan PT Ungaran Sari Garmen (USG). Sedangkan di Letjen Soeprapto dibuka satu arah, khusus untuk kendaraan yang melaju dari arah Jalan Diponegoro menuju ke Letjen Soeprapto. Selain di S Parman, kendaraan juga dialihkan ke arah utara menuju Jalan MT Haryono lalu diarahkan ke Benteng Willem II Ungaran. “Rekayasa lalu lintas ini disesuaikan dengan kondisi kepadatan kendaraan yang keluar dari tol,” kata Kasat Lantas Polres Semarang AKP Gusman, kemarin.

Rekayasa lalu lintas dilakukan pada hari-hari tertentu yang diperkirakan banyak pengguna kendaraan pribadi yang keluar dari tol. Kepala Divisi Operasional PT Trans Marga Jateng Sabilillah mengatakan,sehari menjelang Tahun Baru kemarin telah terjadi kenaikan kendaraan yang masuk ke tol dibanding hari biasa.“Tapi kepadatannya tidak sama dengan sebelum Natal lalu. Di luar yang saya prediksi,”katanya,kemarin. Data dari TMJ, kepadatan jalan tol pada Kamis (29/12) mencapai 13.181 kendaraan. Kemudian pada Jumat (30/12) meningkat lagi menjadi 15.556 kendaraan.

“Kalau hari ini (kemarin) memang padat merayap di keluar Tol Ungaran. Sepanjang ekornya tidak sampai terlihat dari gerbang, masih bisa dikatakan relatif lancar,” imbuhnya. Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Sasmito meminta agar Jalan Letjen Soeprapto ini dijadikan satu arah secara permanen, khusus bagi kendaraan yang keluar tol. Sedangkan kendaraan yang akan masuk tol dari Ungaran menuju Semarang, sebaiknya melewati Jalan MT Haryono menuju ke Kelurahan Kalirejo.

“Ini agar Letjen Soeprapto tidak macet. Biasanya sering macet pada hari-hari tertentu,” kata politisi Golkar ini. Dari pantauan SINDO di lapangan, kendaraan yang keluar dari tol lebih banyak memilih melewati Jalan S Parman karena lebih dekat untuk menuju ke arah Solo maupun Yogyakarta. Sedangkan kendaraan yang melewati Jalan MT Haryono tidak terlihat karena jalan tersebut mengakses ke Ungaran. Sebagian besar kendaraan kemarin terlihat berjubel saat keluar tol. arif purniawan 
Sumber :

Minggu, 01 Januari 2012

Pengesahan perdamaian ditolak, Istaka ajukan kasasi

KASASI ISTAKA

JAKARTA. PT Istaka Karya mengajukan kasasi atas ditolaknya pengesahan perdamaian atau homologasi oleh majelis hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Majelis hakim menolak perdamaian Istaka dengan para krediturnya karena tidak ada surat persetujuan dari pemerintah melalui Kementerian BUMN atas perdamaian tersebut.

Hal itu, menurut majelis hakim, berpotensi tidak terjaminnya konversi hutang Istaka ke saham dengan para krediturnya. Harusnya, persetujuan Kementerian BUMN sebagai pemilik saham Istaka diberikan secara tertulis. Namun menurut Istaka pihaknya telah mendapat persetujuan perdamaian dari Kementerian BUMN namun masih secara lisan.

Kuasa hukum Istaka, Taufik Hais mengatakan menghargai putusan majelis hakim tersebut. Meskipun demikian, pihaknya akan menggunakan haknya untuk mengajukan upaya hukum Kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan tersebut. Taufik berjanji setelah mengambil salinan putusan tersebut dari PN Jakarta Pusat pada Jumat (30/12) dan mempelajarinya. Dalam waktu delapan hari pasca ada putusan yakni Kamis (29/12), Istaka akan mendaftarkan kasasi. Namun, Taufik tampaknya pesimis akan kasasi tersebut, karena putusan kasasi tidak menerima bukti baru. Tapi, pihaknya akan tetap menyerahkan surat resmi persetujuan Kementeraian BUMN atas perdamaian Istaka dalam memori kasasi nantinya.

Sementara, Direktur Utama PT Istaka Karya Persero, Kasman Muhammad menambahkan managemen Istaka tengah mengurus surat pelepasan saham pemerintah dari Istaka tersebut ke Kementerian BUMN. Surat tersebut nantinya berupa persetujuan atas perdamaian dan izin pelepasan saham pemerintah dari Istaka.

Menteri BUMN Dahlan Iskan belum merespon telepon dan pesan singkat dari KONTAN ketika ditanya terkait kasus ini. Tapi menurut Kasman, Kementerian BUMN sendiri sudah merespon positif permintaan Istaka dan meminta pihak Istaka segera mengurus surat persetujuan tersebut. "Sekarang kami sudah mulai mengurus surat pelepasan saham tersebut," ujar Kasman kepada KONTAN, akhir pekan ini. 
 
sumber :

Tujuh Proyek Infrastruktur Jadi Prioritas 2012

Illustrasi
Dusep Malik

JAKARTA (IFT) - Pemerintah menetapkan tujuh proyek infrastruktur akan menjadi proyek infrastruktur yang diprioritaskan untuk dibangun pada tahun depan. Dedy Supriadi Priatna, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, mengatakan proyek infrastruktur yang dimaksud menggunakan skema public private partnership atau kerja sama pemerintah dan swasta.

Proyek infrastruktur yang dimaksud, pertama perluasan Pelabuhan Tanjung Priok senilai US$ 1,17 miliar. Kedua, proyek perluasan Bandara Soekarno-Hatta senilai US$ 800 juta. Ketiga, proyek Tol Sarangan-Tanjung Benoa Bali senilai US$ 196,1 juta. Keempat proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan Jawa Barat dengan nilai US$ 1,01 miliar.

Kemudian proyek infrastruktur kelima, Bandung Intra Tol Road Jawa Barat senilai US$ 800 juta. Keenam proyek pembangunan jalan tol Binjai-Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Sumatera Utara dengan nilai US$ 790,8 juta. Dan ketujuh proyek Tol Pasir Koja-Soreang Jawa Barat dengan nilai US$ 143,5 juta.

Menurut Dedy, ketujuh proyek PPP tersebut bisa dijalankan tahun depan karena sudah siap tender dan pembebasan lahannya sudah selesai dilakukan. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional menilai proyek infrastruktur yang prioritas tersebut dapat menciptakan dampak yang cukup luas untuk mendorong pertumbuhanpada tahun depan.

"Ketujuh proyek tersebut nantinya juga akan dikolaborasikan dengan groundbreaking proyek-proyek dalam Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dan mendukung kawasan ekonomi khusus," kata Dedy, Rabu.

Pemerintah pada tahun ini menetapkan Kawasan Industri Sei Manke di Sumatera Selatan dan Kawasan Pariwisata Tanjung Lesung di Banten, sebagai kawasan ekonomi khusus. Rencananya, pembangunan infrastruktur di kawasan ekonomi khusus akan mulai dijalankan pada tahun depan.

Dedy mengatakan pembangunan infastruktur yang dimaksud dapat menggerakan ekonomi di daerah. Terkait itu, pemerintah juga akan mendorong pembangunan Pelabuhan Internasional Maloy di Kalimantan Timur senilai US$ 1,78 miliar kemudian pembangunan dan perluasan Bandara

Selain itu, pemerintah juga akan memasukkan proyek-proyek potensial yang dapat menggerakkan ekonomi di daerah salah satunya adalah pembangunan pelabuhan Internasional Maloy di Kalimantan Timur dengan nilai mencapai US$ 1,78 miliar. Selain itu pemerintah juga mengklaim akan mendorong pembangunan dan perluasan Bandar Udara Tjilik Riwut di Kalimantan Tengah senilai US$ 11,3 Juta,dan Jembatan Tayang di Kalimantan Barat senilai Rp 740 miliar.

Latif Adam, Peneliti Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, mengatakan rencana pemerintah mendorong pembangunan infrastruktur pada tahun depan, memang berpotensi akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Alasannya Undang-Undang tentang Pengadaan Tanah sudah disahkan dan Indonesia juga mendapatkan peringkat layak investasi atau investment grade dari Fitch Ratings sehingga dapat mendorong investasi masuk.

Namun demikian, agar hal itu dapat berjalan dengan baik, pemerintah harus mampu memperbaiki iklim investasi. Salah satunya dengan memperbaiki pelayanan birokrasi dan menghilangkan ekonomi biaya tinggi. "Biaya-biaya tak terduga membuat investor menyesali iklim usaha di Indonesia selain itu, pemerintah seharusnya juga memperbaiki prasana dasar untuk memberikan nilai tambah," kata Latif.

Armida Alisjahbana, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, sebelumnya mengatakan untuk menggerakkan target investasi prioritas sentra produksi pada 2012 dan hal ini termasuk dalam rencana enam koridor MP3EI, pemerintah memperkirakan dibutuhkan investasi sebesar Rp 359,1 triliun untuk 22 kegiatan ekonomi utama yang terdiri dari 73 proyek di seluruh koridor ekonomi.

Koridor yang dimaksud antara lain Koridor Sumatera yang memiliki dua kegiatan utama dengan tujuh proyek senilai Rp 33,4 triliun. Kemudian Koridor Jawa dengan delapan kegiatan utama yang terdiri dari 23 proyek senilai Rp 34,7 triliun selanjutnya Koridor Kalimantan dengan 24 proyek senilai Rp 134,7 triliun.

Sedangkan Koridor Sulawesi memiliki tiga kegiatan dengan 10 proyek senilai Rp 34,3 triliun. Sementara itu Koridor Bali-Nusa Tenggara yang memiliki dua kegiatan dari tiga proyek dengan nilai Rp 41,2 triliun, dan Koridor Papua-Maluku mempunyai empat kegiatan utama dengan enam proyek senilai Rp 80,8 triliun.
 
Sumber :
 

Infrastruktur Kunci Kebangkitan Ekonomi 2012

Aviliani. TEMPO/Arnold Simanjuntak
TEMPO.CO, Jakarta - Masuk investment grade setelah 14 tahun tenggelam serta angka pertumbuhan 6,5 persen adalah momen emas kebangkitan ekonomi Indonesia pada tahun 2011. Tapi apa yang harus dipertahankan dan apa yang perlu diwaspadai untuk tahun depan? Ekonom INDEF (Institute for Development of Economics and Finance), Aviliani Malik, mengungkapkan analisisnya.

"Infrastruktur harus jadi fokus 2012 karena otomatis dari situ sektor riil akan jalan," ujar dia ketika dihubungi akhir tahun lalu.

Kenapa infrastruktur yang jadi "jualan" ekonomi Indonesia? Menurut Aviliani, alasannya karena 2012 adalah tahun akhir investasi, sedangkan tahun 2013 akan menjadi tahun politik menjelang Pemilihan Umum 2014. "Kita tidak bisa duga apa yang terjadi kalau habis momentum," ujar perempuan 49 tahun ini.

Beralih dari infrastruktur, penyerapan anggaran adalah salah satu masalah ekonomi yang harus dibenahi. "Jangan sampai anggaran naik, tapi tidak menaikkan pertumbuhan ekonomi," kata Aviliani. Diakuinya selama ini lambannya penyerapan anggaran telah mengganggu kelancaran berusaha di Indonesia.

"Tak kalah penting adalah gejolak krisis global," ujar dia. Krisis yang melanda Amerika Serikat lalu serta krisis Eropa pada dua tahun terakhir, bukan tidak mungkin dampaknya akan lebih mengena ke Indonesia.

Kuncinya, kata Aviliani, adalah tidak perlu panik. Pasar, kata Aviliani, tidak perlu bergejolak jika nilai indeks saham dan nilai tukar rupiah naik-turun. "Indeks naik-turun itu wajar, begitu juga rupiah kalau masih di kisaran 8.500-9.500," ujar dia.

Jadi, tiga poin di atas harus bisa jadi fokus pemerintah pada tahun depan. Jika memang pemerintah masih enggan membereskan urusan infrastruktur, maka pertumbuhan ekonomi tidak bergerak di angka 6,3 persen. "Tapi kalau jadi fokus, maka saya yakin bisa di atas tujuh persen," ujar Aviliani.

Sebenarnya, ia melanjutkan, masih banyak hambatan ekonomi yang hadir justru di dalam negeri, seperti birokrasi dan serentetan aturan yang tumpang tindih. "Presiden bisa potong kompas dengan buat Perpres, tidak harus tunggu menteri laporan," kata Aviliani.

Menurut Aviliani, jika Presiden bersedia membuat aturan yang pro-pasar, peraturan presiden dibenahi, maka masuknya kembali Indonesia dalam investment grade setelah 14 tahun bisa jadi bonus di masa akhir jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
 
DIANING SARI

sumber :

Dingin dan Berawan, Awal Tahun di Semarang

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pagi yang sejuk dengan cuaca mendung berawan menyambut hari baru pada tahun 2012 di Kota Semarang, Minggu (1/1). Hujan dengan intensitas ringan dengan suhu udara berkisar antara 21 hingga 31 °C sejak pagi tadi, diperkirakan masih akan berlanjut hingga tengah hari.

Laman BMKG menginformasikan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur Kota Jepara, Pati, Lasem, Rembang, Kebumen, dan Purworejo. Sama halnya dengan yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Angin masih akan bertiup membawa udara dengan kelembapan tinggi, yakni berkisar antara 65 hingga 94 persen. Cuaca berawan diperkirakan akan bertahan sore hingga malam hari nanti. Bagi Anda yang hendak bepergian atau melakukan aktivitas di luar ruangan, disarankan untuk mengenakan pakaian penghangat dan penghalang air hujan.
 
sumber :